INDRAMAYU - Insiden mengejutkan menimpa dunia pendidikan di Kabupaten Indramayu. Sebanyak 105 siswa SMAN 1 Tukdana dilaporkan mengalami gejala keracunan pada Senin (5/10/2026) pagi. Rabu ( 7/10/2026 )
Kejadian tersebut diduga dipicu usai para siswa mengonsumsi paket program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan oleh pihak SPPG Kerticala II.
Para siswa dirawat secara di pelayanan kesehatan Puskesmas Tukdana dan Puskesmas Kerticala dengan beberapa di antaranya harus diinfus, sementara 2 siswa lainnya terpaksa dirujuk ke RSUD Indramayu untuk penanganan lanjutan.
Sementara itu, Susan Maulin Agustin. S. Pd kepala dapur SPPG Kerticala II secara resmi menyampaikan meminta maaf kepada siswa dan wali siswa serta pihak sekolah
" Kami dari pihak dapur SPPG Kerticala II menyampaikan permintaan maaf yang sebesar besarnya atas insiden ini. Dan ini akan menjadi evaluasi perbaikan kedepannya dan kami akan menanggung biaya pengobatan siswa yang dirawat di Rumah sakit." Ucapnya
Keracunan ini berasal dari menu ayam tepung yang kami sajikan bagi siswa, dan kami mengakui ada kwalitas ayam yang kurang baik sehingga terjadi gangguan kesehatan bagi siswa." Imbuhnya
Sementara itu juga, Hakim perwakilan mitra SPPG Kerticala II, menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab atas insiden keracunan MBG yang dialami siswa SMAN 1 Tukdana. Pihak penyedia secara terbuka mengakui adanya unsur kelalaian dan Hakim juga menegaskan pihak mitra siap menanggung biaya perawatan medis bagi siswa yang memerlukan penanganan khusus atau penanganan lanjutan di fasilitas kesehatan ( Faskes).
Kolaborasi penanganan cepat antara pihak sekolah, fasilitas kesehatan, dan iktikad baik pengelola SPPG diharapkan dapat segera menuntaskan masa pemulihan para siswa serta memperkuat sistem pengawasan program gizi ke depannya.
Langkah pendampingan ini terus dilakukan sembari menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terkait sampel makanan dari Dinas Kesehatan terbit.
Nurbaeti






