Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Polres Cirebon Kota Kenalkan AI kepada Pelajar, Dorong Generasi Muda Bijak dan Cerdas Bermedia Digital

CIREBON KOTA – Polres Cirebon Kota terus berkomitmen menghadirkan edukasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus...

Postingan Populer

Jumat, 04 September 2026

Polres Cirebon Kota Kenalkan AI kepada Pelajar, Dorong Generasi Muda Bijak dan Cerdas Bermedia Digital


CIREBON KOTA – Polres Cirebon Kota terus berkomitmen menghadirkan edukasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus memberikan perlindungan kepada generasi muda. Salah satunya melalui Program Paham AI (Artificial Intelligence) yang menyasar para pelajar SMA/SMK se-Kota Cirebon.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, mulai pukul 09.30 hingga 15.00 WIB, bertempat di Aula SMA Negeri 2 Kota Cirebon, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon. Program ini diikuti perwakilan siswa-siswi dari sejumlah SMA/SMK di Kota Cirebon.

Program Paham AI merupakan inisiatif Polres Cirebon Kota untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai perkembangan kecerdasan buatan, cara pemanfaatannya secara positif, serta pentingnya memahami risiko dan etika dalam penggunaan teknologi digital.

Dalam kegiatan tersebut, hadir KBO Satreskrim Polres Cirebon Kota IPTU Ahmad Rofik, S.H., Paur Subag Binkar Polres Cirebon Kota IPDA Dr. Asep Hermawan, S.H., M.H., M.Kn., Kanit II Satreskrim IPDA Novan S., S.H., KBO Satlantas IPDA Rian Marfiliyanto, S.H., serta Tim Trainer AI Polres Cirebon Kota.

Turut hadir Koordinator Pengawas Pembina jenjang SMA KCD Pendidikan Wilayah X Jawa Barat Susilawati, S.Pd., M.Pd., Ketua MKKS Kota Cirebon Drs. H. Maman Darmawan, Kepala SMA Negeri 2 Kota Cirebon Dr. H. Nendi, S.Pd., M.M., Kepala IT SMA Negeri 2 Kota Cirebon Tedi Bahtiar, S.Pd., personel Bagian Sumda Polres Cirebon Kota, serta para peserta dari berbagai sekolah.

Dalam sambutannya, Paur Subag Binkar Polres Cirebon Kota IPDA Dr. Asep Hermawan, S.H., M.H., M.Kn., menyampaikan bahwa perkembangan kecerdasan buatan merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari sehingga generasi muda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan tersebut.

“Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence tidak bisa kita hindari. Karena itu, para pelajar harus siap untuk belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” ujar IPDA Dr. Asep Hermawan.

Menurutnya, kemampuan menggunakan teknologi juga harus diimbangi dengan kesadaran terhadap berbagai risiko yang dapat muncul di ruang digital. Pelajar diingatkan untuk mewaspadai kejahatan siber, termasuk penyebaran hoaks, manipulasi data, hingga pelanggaran privasi.

“Generasi muda harus memahami bahwa teknologi memiliki manfaat yang besar, tetapi juga memiliki risiko. Hoaks, manipulasi data dan pelanggaran privasi harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.

Apresiasi terhadap Program Paham AI juga disampaikan Koordinator Pengawas Pembina jenjang SMA KCD Pendidikan Wilayah X Jawa Barat, Susilawati, S.Pd., M.Pd. Ia menyambut baik langkah Polres Cirebon Kota yang memberikan edukasi AI secara langsung kepada para pelajar.

“Kami dari pihak Kantor Cabang Dinas Pendidikan sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Cirebon Kota atas terselenggaranya Program Paham AI ini,” ungkap Susilawati.

Ia menilai pengenalan teknologi AI sejak dini di lingkungan sekolah merupakan langkah yang sangat tepat. Menurutnya, AI dapat diposisikan sebagai mitra belajar yang mampu membantu meningkatkan kreativitas, inovasi, dan efisiensi dalam proses pembelajaran.

“Teknologi ini harus kita posisikan sebagai mitra belajar, sebagai alat bantu untuk memicu kreativitas, inovasi, dan efisiensi belajar,” katanya.

Susilawati juga mengajak para pelajar untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi memahami cara kerja dan batas-batas penggunaannya, khususnya dari sisi etika digital.

“Pahami bagaimana AI bekerja, pelajari batas-batas etika digitalnya, dan bersiaplah menjadi talenta masa depan yang tidak hanya mahir menggunakan teknologi, tetapi juga bijak dalam mengendalikannya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Kota Cirebon Dr. H. Nendi, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi atas dipilihnya SMA Negeri 2 Kota Cirebon sebagai tempat pelaksanaan Program Paham AI Polres Cirebon Kota. Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan dunia pendidikan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelajar menghadapi perkembangan teknologi.

“Kami menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan Polres Cirebon Kota ini. Edukasi mengenai AI sangat relevan bagi siswa karena teknologi tersebut sudah menjadi bagian dari kehidupan dan proses pembelajaran,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Tim Trainer AI Polres Cirebon Kota. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai perkembangan Artificial Intelligence, pemanfaatan AI secara positif, serta pentingnya menjaga etika dan keamanan dalam menggunakan teknologi digital.

Adapun peserta berasal dari perwakilan SMK Wahidin, SMK Al Irsyad, SMK Presiden, SMK Al Hidayah, SMK Bina Insan Mandiri, SMKN 1 Kota Cirebon, SMAN 3 Kota Cirebon, dan SMAN 8 Kota Cirebon.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan, Program Paham AI merupakan bentuk nyata komitmen Polres Cirebon Kota dalam menjalankan peran kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan edukasi dan pencegahan.

“Polres Cirebon Kota ingin hadir di tengah generasi muda, bukan hanya dalam konteks keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan edukasi agar para pelajar mampu mengikuti perkembangan teknologi secara cerdas, aman dan bertanggung jawab,” ujar AKP M. Aris Hermanto.

Ia menambahkan, pemanfaatan AI harus diarahkan untuk hal-hal yang produktif, terutama mendukung pendidikan, kreativitas dan pengembangan kemampuan generasi muda. Di sisi lain, pemahaman mengenai keamanan digital menjadi penting agar teknologi tidak disalahgunakan untuk merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Pesan kami kepada para pelajar, manfaatkan AI untuk belajar, berkarya dan berinovasi. Namun tetap kritis terhadap informasi yang diterima, jaga data pribadi dan jangan menggunakan teknologi untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum,” pungkasnya.

Melalui Program Paham AI ini, Polres Cirebon Kota berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kecakapan digital, beretika, kreatif, serta mampu menggunakan perkembangan Artificial Intelligence sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan masa depan.
Kegiatan Program Paham AI Polres Cirebon Kota berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif. Program tersebut sekaligus menjadi wujud nyata Polri untuk masyarakat, khususnya dalam membangun generasi muda Kota Cirebon yang cerdas, adaptif dan bijak menghadapi perkembangan teknologi.

Piket Koramil 03/Serengan Bersama Linmas Kecamatan Serengan  Patroli Malam Guna Tercipta Wilayah Aman dan Terkendali


Uploaded Image

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Peltu Sugianto melaksanakan patroli dan komunikasi  guna mengajak dan menghimbau  masyarakat di Jalan Veteran guna terciptanya kondisi  yang aman dan kondusif  di wilayah Kecamatan Serengan Kota Surakarta, Kamis (03/09/2026) Pukul 21.00 Wib.

Peltu Sugiyanto mengatasi kegiatan patroli dilaksanakan di tempat warung Hik ataupun keramaian di Jalan Veteran guna mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan dan juga memberikan himbauan kepada  warga masyarakat yang nongkrong dan menikmati hidangan hik agar tetep menjaga kenyamanan dilingkungannya masing masing

"Terutama musim kemarau yang panjang dengan cuaca yang panas  akan  berdampak pada lingkungan khususnya antisipasi adanya kebakaran dilingkungan terutama ketika membuang puntung  rokok ke tempat sampah kering / tempat yang mudah terbakar bahkan antisipasi terjadinya   konselting listrik dirumah / bangunan yang padat penduduknya."ujarnya.

Penulis : Arda 72

Kamis, 03 September 2026

Piket Koramil 03/Serengan Bersama Linmas Gencar Patroli Malam Guna Tercipta Wilayah Aman dan Terkendali

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serda Djoko Riyadi melaksanakan Patroli malam guna terciptanya wilayah yang aman terkendali di wilayah Kecamatan Serengan Kota Surakarta, Rabu (02/09/2026) Pukul 21.00 Wib.

Dikatakan Serda Joko Riyadi Pelaksanaan patroli tersebut dilaksanakan di wilayah keramaian dan obyek vital yang berada di wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta.

"Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna menciptakan lingkungan yang aman dan terkendali serta hal tersebut senantiasa dilaksanakan demi memastikan dan mengecek langsung kondisi wilayah di saat malam hari."ujarnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Tanggap Bencal, Regu Pemadam Kodim 0735/Surakarta Berjibaku Padamkan Kebakaran di TPA Putri Cempo


Uploaded Image

Surakarta — Regu pemadam dari Kodim 0735/Surakarta bersama petugas gabungan dari Polri, BPBD, SAR, serta warga masyarakat berjibaku memadamkan kebakaran yang terjadi di kawasan tempat pembuangan akhir (TPA) Putri Cempo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Rabu, (02/9/2026)

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama untuk mencegah api kembali meluas dan merambat ke area pemukiman penduduk.

Dalam kegiatan tersebut, personel gabungan melakukan penyemprotan air serta melakukan penyisiran di sekitar lokasi kebakaran untuk untuk mencegah api tidak merembet ke Pemukiman Warga.

Uploaded Image

Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., melalui Danramil 04/Jebres Kapten Cba Sugiono menyampaikan bahwa keterlibatan TNI bersama unsur terkait merupakan bentuk sinergi dalam membantu penanganan bencana kebakaran di wilayah TPA Putri Cempo sekaligus melindungi lingkungan serta masyarakat di sekitar kawasan terdampak.

“Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel."ujarnya.

Selain personel TNI, Polri, BPBD dan SAR, masyarakat sekitar turut membantu proses pemadaman dan pemantauan. Sinergi seluruh unsur tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan kebakaran serta meminimalkan dampak terhadap kawasan TPA Putri Cempo.

"Kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya di kawasan TPA Putri Cempo dan wilayah sekitar masing-masing."imbuhnya.

"Mari kita sama-sama berdoa semoga kebakaran yang terjadi di wilayah TPA Putri Cempo ini segera teratasi, api segera dapat dipadamkan dan situasi aman dan kondusif."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Rabu, 02 September 2026

DI DUGA ANGGARAN TIDAK CAIR, 34 CABOR INDRAMAYU ANCAM BOIKOT PORPROV XV JABAR 2026


Indramayu -Dugaan Sebanyak 34 cabang olahraga (cabor) yang tergabung dalam kontingen Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat (Porprov) XV kabupaten Indramayu mengancam boikot tidak mengirimkan atletnya dalam ajang olahraga bergengsi empat tahunan tingkatan Jawa Barat tersebut.

Ancaman boikot pada atlet ini terkait belum adanya alokasi anggaran yang dapat menunjang pelaksanaan para atlet untuk berlaga dalam event tersebut.

Sekretaris Umum Pengcab Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia (Perbakin) Kabupaten Indramayu Yan Tuyani Oetoey mengatakan cabornya akan absen untuk tidak mengirimkan atlet terbaiknya dalam ajang Porprov Jabar XV yang akan diselenggarakan di tiga kota yakni Bekasi, Depok dan Bogor.

Dugaan alokasi anggaran dari Pemerintah Kabupaten Indramayu yang sampai saat ini belum cair, sementara atlet membutuhkan suplemen dan kebutuhan lainnya untuk peningkatan prestasinya pada Porprov ke 15 ini.

Perbakin Kabupaten Indramayu menargetkan sebanyak 1 emas dan 1 perak. Sementara, dalam Porprov Jabar ke XIV di Kota Garut atlet Perbakin Indramayu mampu meraih 1 perak. 

"Kabupaten lain mah sudah mengalokasikan anggarannya untuk peningkatan prestasi, sekarang malah Indramayu kebingungan terkait belum adanya kabar pencairan dana. Baik untuk akomodasi atlet dan persiapan atlet itu sendiri," jelas Oetoey.

Hal senada juga disampaikan Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Indramayu Herman Indra Susanto yang konon masih terkatung katung terkait masalah anggaran.

Herman menjelaskan timnya tidak akan berangkat untuk mengharumkan nama Indramayu bila pemerintah kabupaten Indramayu tidak mampu mengalokasikan anggarannya untuk kebutuhan atlet berlaga diajang empat tahunan ini.

Menurut Herman, sampai saat ini panitia belum menyiapkan apapun terkait perhelatan olahraga tingkat Jawa Barat tersebut.

"Kita total 28 atlet dan ini semua membutuhkan anggaran. Apalagi kita bertanding membutuhkan waktu sekitar 10 hari," kata Herman.

Sementara, Tarung Drajat memilih tidak memberangkatkan atletnya bila mana Pemkab Indramayu tidak memberikan anggaran yang pasti.

Ketua tim Tarung Drajat kabupaten Indramayu Karyono menjelaskan untuk membawa .5 atlet serta 3 official diperlukan dana yang tidak sedikit termasuk akomodasi atlet, suplemen dan kebutuhan untuk atlet lainnya.

"Pemkab Indramayu tidak support anggaran, tarung Drajat memilih tidak berangkat dan peluang untuk mendulang medali hanya mimpi, ujar Karyono.

Boikot untuk tidak berangkat juga dikeluhkan oleh atlet dan pengurus cabor yang berpeluang mendulang medali di Porprov XV Jabar diantaranya cabor Kempo, Tarung Drajat, sepak takraw, bola voli  pasir, judo, gulat, dan tinju.

Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu Maman Kostaman mengatakan
anggaran yang diajukan Rp4 milyar ke DPRD Indramayu. Belum ada realisasi sampai sekarang. Sementara Porprov akan berlangsung pada bulan  Oktober - November mendatang.

"Kondisi ini akan menjadi persoalan serius bila Pemkab Indramayu tidak segera mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan atlet yang akan berlaga nanti," jelas Maman Kostaman.

Menurut Maman, ada sedikit angin segar setelah dilakukan pertemuan antara jajaran pengurus KONI dengan Dinas Pemuda, Pariwisata dan Olahraga. Namun, kondisi ini juga belum final pengelokasiannya.

 "Dispara untuk dukungan Porprov informasinya dalam bentuk kegiatan berupa biaya perjalanan, akomodasi atlet dan seragam kontingen. Alokasi anggaran ini belum termasuk alat tanding dan baju tanding untuk cabor beladiri," jelas Maman Kostaman.

KONI Indramayu lanjut Maman mempertanyakan besaran anggaran yang diperuntukan untuk atlet dan official yang jumlahnya mencapai 428 orang.

"KONI juga menanyakan kepastian waktu terkait anggaran perubahan sampai saat ini pengantaran APBD perubahan belum terlaksanakan.KONI merasa kuatir dengan kondisi yang seperti ini," jelasnya.

Bila tidak terpenuhi, KONI terpaksa tidak memberangkatkan atletnya untuk berpartisipasi dalam ajang Porprov karena terbentur anggaran.

Sejumlah sumber menyebutkan bahwa kabupaten/kita di Jawa Barat sudah jauh jauh hari menyiapkan anggarannya untuk Porprov XV Jawa Barat yang akan digelar di Bekasi, Depok, dan Bogor, diantaranya kota Cirebon (peringkat 19, Hibah Murni Rp5,5M, ⁠Kabupaten Cirebon (peringkat 22, Hibah Murni Rp5,5M, Porprov dari kegiatan Dispara, total Rp 5,5M, ⁠Kabupaten Karawang (peringkat 10, Hibah Murni Rp5,5M, Proprov dari kegiatan Dispara, total = Rp5,5M++), ⁠Kabupaten Garut (peringkat 11, Hibah Murni Rp7M sudah termasuk kegiatan Porprov), ⁠Kota Cimahi (peringkat 16, Hibah Murni Rp 11M, tambahan Porprov Hibah Rp700jt, Total Rp11,7M, dan ⁠Kabupaten Indramayu (peringkat 14, anggaran Hibah Murni Rp1M, perubahan untuk Porprov Rp2,165M total = Rp3,165M)

Nurbaeti