Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Sudah Ditabalkan 2021, Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare

PADANG LAWAS UTARA – Ratusan anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur didampingi Tim Pengacara, LSM Penjara Rohul, dan Ketua A...

Postingan Populer

Sabtu, 29 Agustus 2026

Sudah Ditabalkan 2021, Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare



PADANG LAWAS UTARA – Ratusan anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur didampingi Tim Pengacara, LSM Penjara Rohul, dan Ketua Adat mendatangi lahan adat seluas 2.050 Hektare di Dusun Pardomuan, Desa Ujung Batu Julu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatra Utara, Kamis (28/8/2026).

Massa mendesak PT. Sumatera Riang Lestari (SRL) segera meninggalkan lahan yang mereka klaim sebagai tanah ulayat.

Lahan seluas 2.050 Hektare itu telah ditabalkan secara adat sebagai tanah ulayat masyarakat Huta Pardomuan pada 13 Januari 2021 oleh Ketua Luhat Adat Ujung Batu.

Aksi dipimpin langsung oleh Tongku Basiruddin Harahap selaku Ketua Koperasi Produsen Tani Aman Makmur dan Mora Huta Pardomuan.

"Sudah jelas. Tanah ini sudah ditabalkan 13 Januari 2021. Dengan didampingi Tim Pengacara dan LSM Penjara Rohul, kami datang menuntut PT. SRL angkat kaki dari lahan 2.050 Hektare milik masyarakat adat," tegas Tongku Basiruddin Harahap di lokasi.

Bistok Sihombing, Ketua DPC LSM Penjara Rohul yang hadir mengawal aksi ini menyatakan dukungan penuh. 
"Ini bukan anarkis. Ini adalah perlawanan konstitusional masyarakat adat terhadap perampasan tanah. Negara dan perusahaan wajib menghormati keputusan adat 2021," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT. SRL belum memberikan keterangan resmi. Aparat dari Polsek Ujung Batu dan Koramil setempat berjaga di lokasi untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Di lokasi, AKBP Dhery Fajariandono, Kapolres Padang Lawas Utara bersama unsur TNI, Camat, dan Kepala Desa menghimbau seluruh pihak untuk menahan diri. 
"Kami dari pihak TNI-Polri, Camat, dan Kepala Desa menghimbau kepada semua pihak untuk tidak membuat permasalahan baru. Intinya permasalahan lahan ini akan segera kami tangani dan selesaikan," ujarnya.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, untuk sementara waktu sesuai kesepakatan bersama, tidak diperbolehkan ada kegiatan atau aktivitas apapun di lahan tersebut sebelum ada kejelasan legalitas kepemilikan.

"Apakah ke depannya lahan itu ditetapkan sebagai lahan adat, masih menjadi hak PT. SRL, atau masuk dalam kawasan Satgas PKH, itu nanti akan diputuskan. Terkait adanya indikasi pencabutan izin PT. SRL, nanti pihak Satgas yang akan menjawab karena Satgas yang memiliki kewenangan terkait izin maupun aktivitas PT. SRL maupun masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Sahbana Iwan Hasibuan, SHI, M.H, Camat Ujung Batu menyampaikan bahwa pihaknya baru mengetahui permasalahan ini setelah menerima surat tembusan dari koperasi

"Kita diamanahkan di sini sejak bulan Februari. Masalah ini kita ketahui dari surat tembusan dari koperasi yang datang kepada kita. Jadi setelah surat itu datang kepada kita, baru kita pelajari," ujarnya.

"Sebagaimana yang disampaikan Kapolres tadi, kami mohon kepada pengurus koperasi, apa yang menjadi dasar atau regulasi yang menguatkan tolong berikan kepada kami. Kami pun masih mempelajarinya," lanjutnya.

Penulis : TIM

Polisi Hadir Layani Wisatawan di Tengah Padatnya Dieng Culture Festival XVI 2026



WONOSOBO – Arus kendaraan dan aktivitas wisatawan mulai memadati kawasan Dieng, Kabupaten Wonosobo, saat rangkaian Dieng Culture Festival (DCF) XVI Tahun 2026 berlangsung. Di tengah kepadatan tersebut, ratusan personel Polres Wonosobo diterjunkan di berbagai titik untuk mengatur lalu lintas, menjaga objek wisata, serta memberikan pelayanan dan imbauan kepada masyarakat yang datang menikmati gelaran budaya tahunan tersebut.

Sejak Jumat malam, keberadaan personel kepolisian terlihat di sejumlah ruas jalan dan lokasi strategis kawasan Dieng. Petugas mengatur pergerakan kendaraan, membantu kelancaran mobilitas wisatawan, serta memastikan kendaraan terparkir pada kantong-kantong parkir yang telah ditentukan.

Pengamanan sekaligus pelayanan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Wonosobo memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dan wisatawan selama mengikuti rangkaian DCF XVI.

Kegiatan pengamanan telah dimulai sejak Jumat malam. Sekitar pukul 19.00 WIB, Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H. memimpin Apel Arahan dan Pimpinan (AAP) bagi personel yang terlibat pengamanan di kawasan Titik 0 Kilometer Dieng.

Dalam arahannya, Kapolres menekankan agar seluruh personel tidak hanya berorientasi pada pengamanan, tetapi juga mengedepankan pelayanan yang humanis, responsif dan komunikatif kepada masyarakat.

Ratusan personel kemudian disebar di sejumlah titik yang telah dipetakan, mulai dari lokasi kegiatan DCF, objek-objek wisata, hingga jalur lalu lintas yang berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan.

Petugas lalu lintas melakukan pengaturan secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan dan menjaga kelancaran arus kendaraan. Sementara personel lainnya melaksanakan patroli serta penjagaan di kawasan wisata guna mengantisipasi gangguan kamtibmas sekaligus memberikan bantuan apabila wisatawan membutuhkan pelayanan kepolisian.

“Keberadaan anggota di lapangan bukan hanya untuk melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat dan wisatawan. Kami ingin para wisatawan dapat menikmati rangkaian DCF dengan aman, nyaman dan tertib,” ujar AKBP Ricky Pripurna Atmaja.

Selain pengaturan lalu lintas, personel juga aktif memberikan imbauan kamtibmas kepada wisatawan agar menjaga barang bawaan masing-masing, tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan, serta tetap waspada ketika berada di lokasi yang ramai.

Wisatawan juga diimbau untuk memanfaatkan kantong-kantong parkir yang telah disediakan dan tidak memarkir kendaraan sembarangan, khususnya di bahu jalan maupun lokasi yang berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

“Silakan menikmati seluruh rangkaian kegiatan dan destinasi wisata di Dieng. Namun tetap perhatikan keamanan diri dan barang bawaan serta ikuti arahan petugas di lapangan, termasuk dalam hal parkir dan pengaturan lalu lintas,” lanjutnya.

Polres Wonosobo memastikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat akan terus dilakukan selama seluruh rangkaian DCF XVI berlangsung. Personel di lapangan juga terus melakukan pemantauan terhadap situasi kamtibmas, kondisi arus lalu lintas, serta kepadatan wisatawan.

Kehadiran polisi di tengah aktivitas wisatawan diharapkan tidak hanya mampu menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga memberikan rasa aman sehingga masyarakat dapat menikmati kemeriahan Dieng Culture Festival XVI Tahun 2026 dengan nyaman.


(Yudhi)
Uploaded Image

Jumat, 28 Agustus 2026

Jaga kamtibmas Piket Koramil 01/Laweyan Melaksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta  - Piket Koramil 01/Laweyan Kodim Surakarta Serda Catur Handoko bersama Linmas melaksanakan kegiatan patroli menyisir tempat maupun jalan yang rawan tindak kejahatan di Wilayah kecamatan Laweyan, Jum'at (28/08/2026).

Selain melaksanakan patroli malam, Piket Koramil 01/Laweyan juga mengingatkan kepada warga agar selalu siap siaga dalam menjaga keamanan lingkungan dengan penuh rasa tanggung jawab serta senantiasa mewaspadai orang yang tidak dikenal serta mencurigakan guna meminimalisir pergerakan orang yang akan berbuat kejahatan.

"Kegiatan patroli malam menyisir jalan yang rawan kejahatan tidak hanya menghimbauan kepada warga untuk meningkatkan keamanan dan kesadaran masyarakat tetapi serta menjalin silahturahmi dengan mitra karib dengan harapan agar dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket dan berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga lingkungan masing-masing agar terhindar dari bahaya kebakaran serta situasi tetap aman dan kondusif."tegas Serda Catur.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Mudahkan Jemaah Haji 2027, Imigrasi Wonosobo Layani Pembuatan Paspor "On The Spot" di Temanggung  



TEMANGGUNG — Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo menggelar layanan pembuatan dan penggantian paspor secara langsung (on the spot) khusus bagi Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Temanggung untuk pemberangkatan tahun 2027. 

Layanan jemput bola ini dilaksanakan selama dua hari, yakni Rabu dan Kamis, 26–27 Agustus, bertempat di Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Temanggung. 

Inovasi layanan ini dihadirkan guna memudahkan para jemaah haji dalam mengurus dokumen perjalanan tanpa perlu datang ke Kantor Imigrasi di Wonosobo.

 Lewat layanan "on the spot", seluruh proses permohonan paspor mulai dari verifikasi berkas, pemindaian biometrik (foto dan sidik jari), dan wawancara diselesaikan di satu lokasi secara efisien. Langkah kolaboratif antara Kantor Imigrasi Wonosobo dan Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Temanggung ini mendapat antusiasme tinggi dari CJH Kab. Temanggung.   

Kepala Kantor Kemenhaj dan Umroh Kab.Temanggung, Eko Widodo menyampaikan mayoritas pemohon paspor yang didominasi oleh lansia merasa terbantu karena perekaman data menjadi lebih cepat dan nyaman tanpa harus mengantre secara reguler ke Kantor Imigrasi Wonosobo. 

Kepala Kantor Imigrasi Wonosobo, Taufan menyampaikan bahwa program kerja sama antar instansi seperti ini akan terus digalakkan secara berkala.   

"Setelah Kabupaten Temanggung, layanan "on the spot" bagi Calon Jemaah Haji akan dilanjutkan di Kabupaten Magelang pada Senin hingga Jumat, 7–11 September 2026, yang kemudian disusul untuk wilayah Kota Magelang dan Kabupaten Wonosobo," ungkap Taufan.  

Hal ini dilakukan demi mendukung kemudahan administrasi dokumen perjalanan ibadah haji, sekaligus memastikan seluruh tahapan persiapan jemaah berjalan tepat waktu menjelang keberangkatan 2027 mendatang

(Yudhi)
Uploaded Image

Wujudkan Kondusif Diwilayah Jebres, Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam


Uploaded Image

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Koptu Eva Agus melaksanakan Patroli malam di seputaran wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Kamis (27/08/2026).

Koptu Eva Agus menegaskan Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket koramil dengan sasaran objek vital pemerintahan dan tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal di wilayah kecamatan Jebres.

Dalam patroli tersebut, Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah.

"Patroli keamanan ini akan terus kita lakukan secara rutin dan intensif guna menjaga keamanan dan kondusif di wilayah kota Surakarta, khususnya di Kecamatan Jebres ini."tegas Koptu Eva.

Penulis : Arda 72