Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Dukung Tugas Teritorial, Babinsa Joyotakan Puldatater

Surakarta – Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas pembinaan teritorial di wilayah binaan, Serka Sudiyono Babinsa Kelurahan Joyotakan...

Postingan Populer

Jumat, 10 Juli 2026

Dukung Tugas Teritorial, Babinsa Joyotakan Puldatater

Surakarta – Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas pembinaan teritorial di wilayah binaan, Serka Sudiyono Babinsa Kelurahan Joyotakan, anggota Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta melaksanakan kegiatan Pengumpulan Data Teritorial (Puldatater) di Kantor Kelurahan Joyotakan Kec. Serengan ,Kota Surakarta. Jum'at 10 Juli  2026. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas rutin Babinsa guna memperbarui data kewilayahan, seperti data geografi, demografi, dan kondisi sosial masyarakat di wilayah binaan. Data tersebut menjadi acuan penting dalam perencanaan kegiatan pembinaan teritorial dan mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD di wilayah. 

Dalam pelaksanaan Puldatater, Babinsa berkoordinasi langsung dengan perangkat keluaran kasi pemerintahan Bpk Joko purwanto dan staf, guna memastikan akurasi dan validitas data yang diperoleh. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang komunikasi sosial untuk mempererat hubungan antara TNI dengan pemerintah kelurahan Joyotakan,serta masyarakat setempat. 

Babinsa juga menyampaikan bahwa kegiatan Puldatater sangat penting dalam mendukung tugasnya sebagai aparat teritorial. "Data yang valid dan terkini menjadi dasar dalam menyusun rencana kegiatan di wilayah, serta membantu deteksi dini terhadap potensi permasalahan di masyarakat," ujarnya. 

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Kodim 0707/Wonosobo Gelar Nobar dari Bascam Gunung Prau Hingga Pasar pagi


Wonosobo – Kodim 0707/Wonosobo menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Perancis VS Maroko secara serentak di wilayah binaan masing-masing Koramil. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos. kepada seluruh Danramil untuk menyelenggarakan nobar bersama masyarakat sebagai sarana mempererat komunikasi sosial antara TNI dan rakyat.

Dandim menegaskan bahwa kegiatan nobar bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola bersama, tetapi juga menjadi momentum membangun kebersamaan, memperkuat silaturahmi, serta meningkatkan kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

"Melalui kegiatan sederhana seperti nonton bareng ini, diharapkan komunikasi antara prajurit dan masyarakat semakin erat. TNI berasal dari rakyat, bekerja bersama rakyat, dan akan selalu hadir di tengah rakyat," ujar Letkol Inf Yoyok Suyitno.

Perintah tersebut langsung ditindaklanjuti oleh para Danramil dengan menggelar nobar di berbagai lokasi. Koramil 05/Kejajar, misalnya, memilih Basecamp Gunung Prau sebagai lokasi nobar yang diikuti warga dan para pendaki. Sementara Koramil 01/Wonosobo menggelar nobar di kawasan Pasar Pagi Wonosobo yang dipadati masyarakat.

Di wilayah lainnya, kegiatan dilaksanakan secara lebih sederhana namun tetap meriah, seperti di pos kamling, balai desa, hingga rumah-rumah warga. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi karena dapat menikmati pertandingan Piala Dunia bersama prajurit TNI dalam suasana penuh keakraban.

Agus, salah seorang warga yang mengikuti nobar, mengaku sangat senang dengan kegiatan tersebut. Menurutnya, menonton pertandingan bersama-sama menghadirkan suasana yang lebih hidup dibandingkan menyaksikan sendirian di rumah.

"Senang sekali ada nobar seperti ini. Suasananya jadi lebih meriah, seru, dan asyik. Kami juga bisa berkumpul dengan tetangga sekaligus berbincang dengan anggota TNI," katanya.

Kodim 0707/Wonosobo berharap kegiatan nobar tersebut dapat menjadi media komunikasi yang efektif antara TNI dan masyarakat. Melalui kebersamaan dalam berbagai kegiatan, diharapkan hubungan yang telah terjalin baik selama ini semakin kuat sehingga TNI dan rakyat terus bersinergi dalam menjaga persatuan, keamanan, dan kondusivitas wilayah.


(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image

Kamis, 09 Juli 2026

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah, Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Rabu (08/07/2026) pukul 21.00 WIB, Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Priyanto melaksanakan Patroli Malam di seputaran wilayah binaan Koramil 03/Serengan.

Dikatakan Serka Priyanto Patroli malam bersama Linmas  dilaksanakan ditempat rawan terjadinya kriminalitas dan bentuk kejahatan lainnya, melalui obyek-obyek vital Pemerintah serta kegiatan masyarakat yang ada diwilayah Koramil 03/Serengan juga termasuk  lingkungan maupun perumahan warga masyarakat.

"Patroli bersama Linmas bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas Piket Koramil 03/Serengan,namun merupakan salah satu wujud tanggung jawab dan tindakan aktif Piket sebagai upaya menciptakan kondusifitas, meminimalisir terjadinya kriminalitas maupun kemungkinan terjadinya gangguan keamanan lainnya terhadap masyarakat khususnya di wilayah Koramil 03/Serengan."tukasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Diduga Masih Bersengketa, Penjualan Tanah Warisan Keluarga Tuai Keberatan Sejumlah Ahli Waris



Kabupaten Tegal, PA Slawi Tegal – Dugaan sengketa harta warisan mencuat di tengah sebuah keluarga di Desa Bojongsana, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, setelah muncul informasi mengenai penjualan sebidang tanah yang diduga masih menjadi bagian dari harta warisan keluarga. Persoalan tersebut kini menjadi perhatian sejumlah ahli waris yang mempertanyakan status kepemilikan serta pembagian hak atas aset dimaksud. Rabu (8/7/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, objek sengketa terdiri dari beberapa bidang tanah, di mana sebagian telah bersertifikat dan sebagian lainnya belum bersertifikat. Secara administrasi, sebagian sertifikat disebut masih tercatat atas nama almarhumah ibu, sementara proses peralihan hak kepada para ahli waris disebut belum seluruhnya dilakukan.

Sumber dari pihak keluarga menyebutkan bahwa sebelumnya telah dilakukan musyawarah keluarga yang dihadiri oleh ayah kandung beserta seluruh ahli waris. Dalam musyawarah tersebut disebutkan telah disepakati pembagian harta peninggalan, bahkan masing-masing ahli waris, termasuk ayah kandung, dikabarkan telah memperoleh bagian sesuai hasil kesepakatan.

Selain itu, keluarga juga menyebut telah terdapat Surat Keterangan Waris (SKW) yang dibuat melalui notaris sebagai dasar penetapan para ahli waris. Namun demikian, belakangan muncul gugatan yang diajukan ke Pengadilan Agama terkait pembagian harta warisan tersebut.

Di sisi lain, beredar informasi bahwa salah satu bidang tanah yang diduga masih berkaitan dengan harta warisan telah diperjualbelikan oleh ayah kandung yang juga merupakan suami almarhumah. Langkah tersebut kemudian memunculkan keberatan dari sebagian ahli waris, di antaranya Husni Syuhada dan beberapa ahli waris lainnya.
Pihak keluarga yang menyampaikan keberatan mengaku khawatir tanah tersebut masih menjadi objek sengketa waris yang belum memperoleh kepastian hukum. Mereka juga berpendapat bahwa sebagian aset diduga merupakan harta bersama (gono-gini) antara ayah dan ibu semasa hidup, sehingga menurut mereka perlu dilakukan penghitungan terlebih dahulu mengenai hak masing-masing ahli waris sebelum dilakukan pengalihan kepemilikan.

Menurut keterangan keluarga, terdapat pula perbedaan pandangan mengenai objek yang disengketakan. Sebagian pihak menyebut terdapat bidang tanah yang telah bersertifikat dan sebagian lainnya belum bersertifikat, sementara seluruh status kepemilikan dan pembagiannya masih menjadi materi yang akan diperiksa dalam persidangan.

"Kami hanya ingin hak seluruh ahli waris tetap terlindungi dan tidak ada pihak yang dirugikan. Kalau memang masih ada sengketa, sebaiknya diselesaikan terlebih dahulu sesuai mekanisme hukum yang berlaku," ujar salah seorang anggota keluarga.

Sementara itu, kuasa hukum pihak penggugat, Agus Ikhwanudin, yang mewakili Mughni, menjelaskan bahwa kliennya mengajukan gugatan karena masih terdapat perbedaan pendapat mengenai pembagian harta warisan yang menurut pihaknya belum terselesaikan secara tuntas.

Ia menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan klien, saat ini pihaknya masih melakukan penghitungan terhadap seluruh harta peninggalan, termasuk menentukan bagian yang menjadi hak masing-masing ahli waris sesuai ketentuan hukum waris yang berlaku.

"Kami selaku kuasa hukum berdasarkan keterangan dari klien masih menghitung jumlah harta warisan dan bagian yang menjadi hak seluruh ahli waris. Seluruhnya nanti akan diuji melalui proses persidangan sehingga diketahui secara pasti berapa bagian yang menjadi hak masing-masing ahli waris sesuai ketentuan hukum," ujarnya.


Menurutnya, seluruh dalil yang diajukan dalam gugatan masih memerlukan pembuktian melalui alat bukti, keterangan saksi, serta penilaian majelis hakim di Pengadilan Agama Slawi Tegal.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya tetap mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan.

"Upaya mediasi masih terus kami lakukan dengan beberapa ahli waris agar persoalan ini dapat diselesaikan melalui jalur musyawarah sebelum menempuh proses hukum lebih lanjut," tambahnya.

Adapun dalam perkara tersebut tercatat sebagai Penggugat yakni Mughni (ayah kandung) bersama Uus Fadilah (ahli waris). Sementara pihak Tergugat terdiri dari Burhanudin, Uut Fahriyah, Siti Khumasiah, dan Husni Syuhada yang seluruhnya merupakan ahli waris.
Hingga berita ini diterbitkan seluruh informasi dalam pemberitaan ini masih bersifat dugaan dan menunggu pembuktian melalui proses persidangan serta putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

(Harun)

Rabu, 08 Juli 2026

"Setetes Darah, Sejuta Harapan" : Prajurit Kodim 0735/Surakarta Turut Donor Darah di RSUD Dr. Moewardi

Surakarta - Wujud nyata kepedulian terhadap sesama, Anggota Kodim 0735/Surakarta mengikuti kegiatan donor darah yang digelar RSUD Dr. Moewardi di Ruang Sekar Jagad Convention Hall, Gedung Nusa Indah Lantai 3, Jl. Kolonel Sutarto No. 132, Jebres, Surakarta, Selasa (07/07/2026)

Kegiatan donor darah ini melibatkan berbagai unsur. Mulai dari TNI/Polri, Instansi Pemerintahan, Dokter dan Karyawan RSUD Dr. Moewardi, hingga masyarakat luas turut ambil bagian.

Serka Taufik Mukhlis selaku Babinsa Kelurahan Jebres Koramil 04/Jebres, Kodim 0735/Surakarta yang juga turut hadir dalam pelaksanaan donor darah tersebut menegaskan donor darah yang berlangsung selama 2 hari, 06 s.d 07 Juli 2026 ini mengusung tema *"Setetes Darah, Sejuta Harapan"*. 

"Kegiatan tersebut dilaksanakan guna membantu memenuhi stok kebutuhan transfusi darah pasien RSUD Dr. Moewardi yang mengalami peningkatan cukup tinggi."ujarnya.

"Melalui kegiatan ini diharapkan semangat kemanusiaan dan gotong royong terus terjaga. Kehadiran prajurit TNI dalam aksi sosial seperti donor darah merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat dan negara."imbuhnya.

Sementara itu Penanggung jawab kegiatan, Ibu Yunita Dyah Suminar, SKM,M.Sc, M.Si selaku Direktur RSUD Dr. Moewardi menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas partisipasi seluruh pihak, khususnya Anggota Kodim 0735/Surakarta yang telah ikut serta dalam pelaksanaan donor darah ini.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image