Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Respons Aduan Warga, Polresta Tangerang Tertibkan Dugaan Pungli di Pulo Cangkir: Berikut Penjelasannya*

Polresta Tangerang melalui Polsek Kronjo menertibkan dugaan pungutan liar (pungli) di kawasan wisata ziarah Pulo Cangkir, Desa Kronjo, Kabup...

Postingan Populer

Jumat, 27 Maret 2026

Respons Aduan Warga, Polresta Tangerang Tertibkan Dugaan Pungli di Pulo Cangkir: Berikut Penjelasannya*





Polresta Tangerang melalui Polsek Kronjo menertibkan dugaan pungutan liar (pungli) di kawasan wisata ziarah Pulo Cangkir, Desa Kronjo, Kabupaten Tangerang. Langkah tersebut diambil sebagai respons cepat atas aduan masyarakat sekaligus menjaga kondusivitas di lokasi wisata.

Penertiban dilakukan pada Senin (23/3/2026) terhadap empat pemuda yang diduga melakukan penarikan retribusi masuk dengan tarif yang dinilai tidak wajar, yakni Rp20.000 untuk kendaraan roda empat dan Rp10.000 untuk roda dua.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menegaskan, tindakan yang dilakukan merupakan langkah responsif atas keluhan masyarakat. Sekaligus untuk mencegah potensi konflik di lapangan.

Dia menjelaskan, keempat pemuda tersebut telah dilakukan pemeriksaan guna mencari solusi terhadap permasalahan dengan mengedepankan proses yang bermanfaat bagi masyarakat setempat. 
 
Pasca penertiban, dilakukan musyawarah yang melibatkan unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, Forkopimcam, serta MUI. Dalam musyawarah tersebut, Kepala Desa Kronjo Nurjaman menjelaskan, pengelolaan retribusi masuk wisata diserahkan kepada Karang Taruna berdasarkan hasil musyawarah tahun 2023.

Diketahui pula, hasil retribusi tersebut digunakan untuk kegiatan sosial, seperti santunan anak yatim, dan dikelola melalui pencatatan kas desa.

Namun demikian, dalam musyawarah lanjutan yang digelar pada Rabu (25/3/2026) di Aula Kantor Kecamatan Kronjo, disepakati bahwa pengelolaan retribusi perlu dilengkapi dengan dasar hukum yang jelas, seperti Peraturan Desa (Perdes).

Sambil menunggu regulasi tersebut, pengelolaan dan penarikan retribusi di lokasi wisata Pulo Cangkir untuk sementara dihentikan.



Selain itu, pihak kecamatan akan berkoordinasi dengan Pemkab Tangerang guna merumuskan mekanisme pengelolaan wisata yang lebih tertib, transparan, dan memiliki legitimasi hukum. Ke depan, petugas yang ditugaskan juga diwajibkan memiliki identitas resmi.

Indra Waspada menegaskan, pihak kepolisian akan terus hadir untuk memastikan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat, termasuk di kawasan wisata. Langkah yang dilakukan tetap mengedepankan langkah preventif dan humanis, namun tegas serta terukur.

"Tujuan utama kami adalah menjaga keamanan, kenyamanan, serta nama baik daerah," tegasnya.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pungutan tanpa dasar hukum yang jelas. Serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan.

Dengan langkah tersebut, diharapkan pengelolaan wisata Pulo Cangkir ke depan dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa menimbulkan polemik.




Red/Toher Sw

Kamis, 26 Maret 2026

Polsek Kabun Gelar Program JALUR, Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Bantaran Sungai



Rokan Hulu — Kepolisian Sektor (Polsek) Kabun terus menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat). Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga yang membutuhkan di wilayah bantaran sungai.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kabun, AKP Efendi Lupino, S.H, dilaksanakan pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, bertempat di RT 07/RW 03 Dusun III, Desa Batulangkah Besar, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polsek Kabun menyambangi masyarakat yang tinggal di kawasan pinggiran Sungai Batulangkah Besar. Selain melakukan dialog dan pemantauan aktivitas warga, petugas juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada salah satu warga, Fitra Wati (55), yang tinggal di lokasi tersebut.

Adapun bantuan yang diberikan berupa beras 10 kilogram, telur ayam sebanyak 40 butir, minyak goreng dua bungkus masing-masing 1 kilogram, serta satu dus mi instan.

Kapolsek Kabun, AKP Efendi Lupino, menyampaikan bahwa Program JALUR merupakan bagian dari program unggulan Kapolda Riau yang bertujuan menghadirkan pelayanan terpadu bagi masyarakat, khususnya di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.

"Program JALUR ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang berada di pinggiran sungai. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tetap merasakan kehadiran negara, sekaligus memberikan bantuan yang dapat meringankan beban mereka," ujar AKP Efendi Lupino.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas pemberian bantuan, tetapi juga sebagai sarana untuk melihat secara langsung kondisi sosial masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan warga.

Wilayah Dusun III Desa Batulangkah Besar sendiri diketahui merupakan kawasan yang berada di bantaran sungai, dengan sebagian masyarakat menggantungkan hidup dari aktivitas di sekitar aliran sungai tersebut. Kondisi ini menjadikan sebagian warga memiliki keterbatasan dalam akses ekonomi maupun kebutuhan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, sekaligus memperkuat hubungan kemitraan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Kegiatan Program JALUR tersebut berakhir sekitar pukul 11.50 WIB dan berlangsung dalam situasi aman serta kondusif. *(Humas Polres Rohul)ds/Robet

Polsek Rambah Perkuat Patroli Karhutla hingga Edukasi Warga



Rokan Hulu — Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan jajaran Polsek Rambah, Polres Rokan Hulu. Dalam patroli yang dilaksanakan pada Kamis (26/3/2026), petugas memastikan tidak ditemukan titik panas (hotspot) maupun kejadian kebakaran di wilayah hukum setempat.

Saat ini kondisi wilayah Kecamatan Rambah terpantau aman dan terkendali. Tidak terdapat lahan yang harus dilakukan pemadaman, menandakan situasi karhutla dalam kondisi nihil.

Patroli dilakukan secara menyeluruh di sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polsek Rambah. Selain melakukan pemantauan, petugas juga aktif memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar.

Kegiatan tersebut melibatkan tiga personel, yakni BRIPKA Ilmansyah HSB selaku KA SPK II, AIPTU Maisuri, serta BRIPKA Juniko yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas.

Kapolsek Rambah AKP Yani Marjoni, S.H, M.H menegaskan bahwa patroli rutin merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi karhutla, khususnya di musim rawan kebakaran.

"Patroli ini merupakan kegiatan rutin yang kami tingkatkan sebagai langkah pencegahan. Kami juga terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, karena berisiko menimbulkan kebakaran yang lebih luas," ujar Kapolsek Rambah dalam keterangannya.

Ia menambahkan, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga lingkungan agar tetap aman dari ancaman karhutla.

"Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga wilayahnya masing-masing. Apabila ditemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditangani," tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Polsek Rambah memastikan akan terus meningkatkan patroli serta sosialisasi sebagai upaya menjaga wilayah tetap bebas dari kebakaran hutan dan lahan. *(Humas Polres Rohul)DS/Robet

Polda Babel Gencarkan KRYD, Pastikan Arus Balik Aman Dan Lancar. 



Bangka belitung, Polda Bangka Belitung memastikan personel akan tetap disiagakan untuk mengawal dan mengamankan pelaksanaan arus balik lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah kendati Operasi Ketupat Menumbing 2026 resmi berakhir pada Rabu (25/3/26) kemarin.

Demikian hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Agus Sugiyarso melalui keterangan resminya di Mapolda.

"Jadi Operasi Ketupat Menumbing 2026 memang berakhir pada Rabu (25/3/26) pukul 00.00 Wib. Namun, kita pastikan, anggota tetap siaga untuk memastikan seluruh rangkaian pengamanan dalam rangka Idul Fitri 1447 Hijriah termasuk arus balik ini dapat berjalan aman dan lancar,"kata Agus, Kamis (26/3/26) siang.

Agus menerangkan, personel yang disiagakan ini nantinya akan dijalankan melalui penerapan skema Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). 

KRYD ini sendiri, kata Agus, akan dilaksanakan mulai tanggal 26-29 Maret 2026. 

"Sesuai instruksi Bapak Kapolri yang ditindaklanjuti ditingkat Polda bahwasanya pengamanan diperpanjang selama 4 hari kedepan dengan skema KRYD yang dimulai hari ini,"terangnya.

"Ini adalah bagian dari upaya kita untuk memastikan masyarakat khususnya pemudik dapat terlayani dan terjaga sampai arus balik selesai,"timpalnya.

Agus juga memastikan seluruh rangkaian pengamanan mulai dari H-7 hingga H+5 lebaran Idul Fitri 1447 H berjalan aman dan lancar.

"Seperti kita ketahui, untuk situasi secara umum aman dan kondusif. Tentunya ini semua berkat kerjasama dan sinergi semua stakeholder terkait termasuk masyarakat yang bersama-sama menjaga kondusifitas kamtibmas di Bangka Belitung,"ucapnya.

Perwira Polri berpangkat melati tiga ini juga menegaskan bahwa fokus utama Kepolisian saat ini ialah keselamatan masyarakat terutama para pemudik. Oleh karenanya, Ia mengimbau untuk senantiasa memanfaatkan pelayanan Kepolisian seperti Pos-pos hingga layanan Call Center 110.

"Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Kita imbau silahkan manfaatkan layanan yang sudah kita siapkan dan sebar dibeberapa titik. Ada pos pengamanan, ada pos pelayanan dan jika ada kendala lain bisa hubungi kami di call center 110,"tegasnya.

Selain pengamanan arus balik lebaran, Agus menuturkan, pihaknya turut mengerahkan personel untuk melaksanakan patroli rutin guna mengantisipasi adanya potensi gangguan kamtibmas pasca lebaran Idul Fitri ini.

"Seperti yang disampaikan Pak Kapolda, Polisi akan terus hadir dan mendampingi disetiap kegiatan masyarakat untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat khususnya di Bangka Belitung,"pungkasnya.

(HR) 

Wujudkan Wilayah Tetap Aman dan Kondusif, Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Serka Joko Riyanto melaksanakan Patroli malam di seputaran wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Rabu ( 25/03/2026 ) tadi malam.

Ditegaskan Serka Joko Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket koramil dengan sasaran objek vital pemerintahan dan tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal di wilayah kecamatan Jebres.

"Dalam patroli tersebut, kami selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah."tutur Serka Joko.

Penulis : Arda 72