Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Ratusan Takjil Dibagikan Polisi di Kapetakan, Pengendara yang Melintas Mendadak Dapat Berkah Ramadan

Cirebon Kota – Aksi berbagi takjil kepada masyarakat dilakukan jajaran Polsek Kapetakan Polres Cirebon Kota di Pos Pengamanan Su...

Postingan Populer

Senin, 16 Maret 2026

Ratusan Takjil Dibagikan Polisi di Kapetakan, Pengendara yang Melintas Mendadak Dapat Berkah Ramadan

Cirebon Kota – Aksi berbagi takjil kepada masyarakat dilakukan jajaran Polsek Kapetakan Polres Cirebon Kota di Pos Pengamanan Surakarta Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon pada Senin (16/03/2026) sekitar pukul 17.00 WIB dengan membagikan ratusan paket makanan berbuka puasa kepada para pengendara yang melintas maupun warga sekitar yang membutuhkan.

Kegiatan berbagi tersebut dilakukan menjelang waktu berbuka puasa sebagai bentuk kepedulian kepolisian kepada masyarakat yang masih berada di perjalanan ataupun warga sekitar yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Kapolsek Kapetakan AKP Rudiana SH MH CPHR mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk kedekatan antara kepolisian dengan warga, terutama pada momentum bulan suci Ramadan yang identik dengan semangat berbagi serta kepedulian terhadap sesama.

Dalam kegiatan tersebut, petugas yang berada di Pos Pengamanan Surakarta membagikan sebanyak 200 paket takjil kepada pengendara kendaraan bermotor yang melintas di depan pos pengamanan serta kepada warga yang berada di sekitar lokasi.

Pembagian takjil dilakukan secara langsung kepada para pengendara yang melintas secara bergantian sehingga mereka yang sedang dalam perjalanan tetap dapat menikmati hidangan berbuka puasa tanpa harus berhenti terlalu lama di jalan.

Selain kepada para pengendara, paket takjil juga diberikan kepada masyarakat sekitar yang melintas di area pos pengamanan, termasuk warga yang sedang beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa di sekitar wilayah tersebut.

Kegiatan berbagi takjil tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang menerima, karena selain membantu mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa, kegiatan tersebut juga menunjukkan kepedulian aparat kepolisian kepada warga.

Momentum berbagi takjil di bulan Ramadan ini juga menjadi salah satu cara untuk mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat sehingga tercipta hubungan yang lebih harmonis di tengah kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan sosial seperti ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan kehadiran kepolisian tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga dalam berbagai kegiatan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, sekaligus mengimbau kepada para pengendara agar tetap berhati-hati saat berkendara menjelang waktu berbuka puasa serta selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya.

((Red))

Jejak Big Bos Akbar: Gudang Misterius dan Asap Hitam di Tengah Permukiman Kuday.

Bangka — Aktivitas penggorengan dan pengolahan biji timah diduga berlangsung di tengah kawasan padat penduduk di Kelurahan Kuday, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka. Kegiatan yang disebut-sebut milik seorang warga lokal yang dikenal dengan sebutan "Big Bos Akbar" itu memicu keresahan warga sekitar karena diduga telah berlangsung cukup lama.

Informasi awal diperoleh Tim Investigasi awak media dari laporan warga setempat pada sore hari. Warga mengaku sering melihat aktivitas yang mencurigakan dari sebuah bangunan di belakang rumah milik Akbar.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim investigasi langsung menuju lokasi yang dimaksud. Dari pantauan di lapangan, terlihat sebuah rumah mewah berwarna hijau muda yang mencolok di kawasan tersebut. Tepat di belakang rumah itu berdiri sebuah bangunan menyerupai gudang yang berdinding dan beratapkan baja ringan.

Bangunan tersebut tampak tertutup tanpa adanya plang atau papan nama perusahaan yang menjelaskan aktivitas usaha di dalamnya.

Seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan mengungkapkan bahwa hampir setiap hari terlihat kepulan asap hitam keluar dari area belakang rumah tersebut.

"Hampir setiap hari ada asap hitam mengepul dari belakang rumah itu. Biasanya sore sampai malam. Kami menduga itu aktivitas penggorengan atau pengolahan biji timah," ujar sumber kepada tim investigasi.
Sumber juga menyebutkan bahwa bahan baku biji timah diduga didatangkan dari sejumlah lokasi di sekitar Sungailiat, salah satunya dari kawasan Jalan Laut yang diketahui merupakan bagian dari aliran daerah aliran sungai (DAS).

Dari informasi yang dihimpun, Akbar disebut tidak bekerja sendiri dalam menjalankan aktivitas tersebut. Ia dikabarkan memiliki orang kepercayaan yang berperan sebagai tangan kanan, yang oleh sumber disebut bernama Agus.

Aktivitas pengolahan biji timah tanpa izin ini diduga melanggar ketentuan hukum yang berlaku. Berdasarkan Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara (Minerba), setiap orang yang menampung, memanfaatkan, mengolah, memurnikan, mengangkut, atau menjual mineral yang berasal dari sumber ilegal tanpa izin resmi seperti IUP, IUPK, IPR, atau SIPB dapat dikenakan sanksi pidana.

Ancaman hukumannya tidak main-main, yakni pidana penjara maksimal 5 tahun dan denda hingga Rp100 miliar.

Selain persoalan hukum, aktivitas pengolahan timah di tengah kawasan permukiman juga menimbulkan potensi dampak lingkungan dan kesehatan bagi masyarakat sekitar. Asap dari proses penggorengan biji timah berpotensi memicu gangguan pernapasan seperti ISPA, sementara limbah yang dihasilkan dapat mencemari air tanah di sekitar pemukiman dan mengandung logam berat yang berbahaya bagi kesehatan.

Warga setempat berharap aparat penegak hukum, khususnya Polres Bangka, segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan dan mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas tersebut.

"Kalau memang benar itu pengolahan timah ilegal, kami berharap pihak kepolisian segera menertibkan. Jangan sampai aktivitas ini terus berjalan dan merugikan negara serta membahayakan warga," ungkap salah seorang warga.

Masyarakat juga meminta pihak perusahaan smelter sebagai penampung biji timah agar lebih selektif dan tidak sembarangan membeli bahan baku dari sumber yang tidak jelas legalitasnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim investigasi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait, termasuk pemilik lokasi yang disebut dalam laporan warga.

(TIM) 

One Way Nasional Dimulai, Kendaraan dari Jateng dan Jatim Menuju Jakarta Dialihkan ke Jalur Arteri

Cirebon Kota – Penerapan rekayasa lalu lintas one way sepenggal nasional mulai diberlakukan pada Selasa (17/03/2026) pukul 12.00 WIB dari KM 70 Cikampek hingga KM 246 Pejagan Jawa Tengah guna mengantisipasi lonjakan kendaraan pemudik yang melintas di jalur tol selama pelaksanaan Ops Ketupat Lodaya 2026.

Kebijakan tersebut diterapkan pada jalur tol Trans Jawa dengan arah dominan menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur sehingga kendaraan yang bergerak dari arah Jawa Tengah dan Jawa Timur menuju Jawa Barat maupun Jakarta dialihkan untuk melintas melalui jalur arteri nasional.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, SH, SIK, MSi melalui Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Ridwan Maulana, S.H., M.M., C.PHR menjelaskan bahwa penerapan one way sepenggal nasional tersebut merupakan langkah rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan yang meningkat tajam pada jalur tol menuju arah timur selama arus mudik.

Ia menjelaskan bahwa pengalihan arus kendaraan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur menuju wilayah Jawa Barat dan Jakarta diarahkan keluar dari jalur tol untuk melintasi jalur arteri sehingga pergerakan kendaraan pada jalur tol yang menuju arah timur dapat berjalan lebih terkendali.

Rekayasa lalu lintas tersebut diberlakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan volume kendaraan yang melintas pada jalur tol Trans Jawa serta kondisi arus kendaraan yang terus meningkat pada waktu-waktu tertentu selama periode arus mudik.

Pengalihan kendaraan menuju jalur arteri juga berdampak pada peningkatan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan nasional yang melintasi wilayah Cirebon sehingga aparat kepolisian melakukan pemantauan secara intensif pada sejumlah titik yang menjadi jalur perlintasan utama.

Beberapa ruas jalan arteri yang menghubungkan wilayah Cirebon dengan daerah sekitarnya menjadi jalur alternatif bagi kendaraan yang dialihkan dari tol sehingga diperlukan pengaturan pergerakan kendaraan agar arus lalu lintas tetap terjaga.

Selain itu, petugas juga memantau pergerakan kendaraan besar maupun kendaraan pribadi yang melintas di jalur arteri guna memastikan kendaraan dapat bergerak secara bergantian tanpa menimbulkan penumpukan kendaraan yang terlalu panjang.

Penerapan one way sepenggal nasional ini juga menjadi bagian dari upaya pengelolaan arus kendaraan selama masa mudik agar distribusi kendaraan antara jalur tol dan jalur arteri dapat berjalan seimbang.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar selalu memperhatikan informasi rekayasa lalu lintas yang diberlakukan, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta memastikan kondisi kendaraan dan kesehatan pengemudi tetap terjaga demi keselamatan selama perjalanan.

((Red.))

Diskominfo Gelar Lomba Catur Antar Wartawan, Perkuat Silahturahmi dan Jalin Sinergitas



Indramayu -Agenda bulan Syawal atau " Syawalan", Diskominfo Kabupaten Indramayu berencana akan menggelar lomba catur antar wartawan. Kegiatan ini merupakan bentuk silahturahmi dan sinergitas antara Diskominfo dan para awak media massa. Rencananya lomba catur akan dijadwalkan pada hari Jum'at (27/3/26), bertempat di Aula Diskominfo. 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Suwenda mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Diskominfo dan para wartawan, serta meningkatkan kerja sama dalam bidang komunikasi dan informasi.

Suwenda menjelaskan, lomba catur ini bukan hanya tentang menang atau kalah, tapi tentang membangun hubungan dan menjalin sinergitas yang harmonis dan saling menghormati, sekaligus hiburan mengasah otak.

"Para wartawan dan pejabat Diskominfo menunjukkan kemampuan catur mereka, dengan suasana yang penuh semangat dan sportif. Pemenang lomba catur akan mendapatkan hadiah dan penghargaan dari Diskominfo," katanya.

Di waktu yang sama, salah satu dari Wartawan yang akan mengikuti lomba mangatakan, lomba catur ini membuktikan bahwa kerja sama dan silaturahmi antara Diskominfo Indramayu dan Para Wartawan dapat membawa kita lebih dekat dan lebih sinergi dan harmonis.

Untuk para peserta silahkan menghubungi panitia No Telp. 085133471936, 087726668448, 082116204059.

Nurbaeti

Kapolres Cirebon Kota Cek Langsung Fasilitas dan Aktivitas Pengunjung di Grage Mall

Cirebon Kota - Aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan Grage Mall Cirebon menjadi perhatian jajaran Polres Cirebon Kota saat Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, SH, S.IK, M.Si melaksanakan pengecekan langsung ke sejumlah fasilitas dan area aktivitas pengunjung pada Senin (16/03/2026) sekitar pukul 11.15 hingga 11.45 WIB guna memastikan kesiapan pusat perbelanjaan menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang masa libur Idul Fitri.

Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan dengan meninjau berbagai titik yang menjadi pusat aktivitas pengunjung di dalam mall, mulai dari area konter fashion yang dipadati masyarakat yang sedang berbelanja kebutuhan hingga fasilitas umum yang digunakan oleh pengunjung setiap harinya, sehingga kondisi kenyamanan serta keamanan pengunjung dapat terus terjaga selama aktivitas perdagangan dan rekreasi berlangsung di pusat perbelanjaan tersebut.

Kapolsek Cirebon Utara Barat Kompol Iwan Gunawan, S.H. menjelaskan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan langkah preventif yang dilakukan oleh jajaran kepolisian untuk memastikan pusat perbelanjaan yang menjadi salah satu titik keramaian masyarakat tetap memiliki sistem pengelolaan fasilitas yang baik, khususnya pada periode meningkatnya kunjungan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Menurutnya, pusat perbelanjaan seperti Grage Mall menjadi lokasi yang sangat penting untuk mendapatkan perhatian karena setiap hari menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dari berbagai wilayah yang datang untuk berbelanja, bersantai, maupun menghabiskan waktu bersama keluarga sehingga kondisi fasilitas serta sistem pengawasan perlu dipastikan berjalan dengan baik.

Sementara itu Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, SH, S.IK, M.Si menyampaikan bahwa pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas yang ada di pusat perbelanjaan dapat berfungsi secara optimal sehingga masyarakat yang berkunjung dapat merasakan kenyamanan dan keamanan selama berada di dalam area mall.

Ia menuturkan bahwa pihak kepolisian juga melakukan pemantauan terhadap aktivitas pengunjung di beberapa titik strategis seperti area konter fashion, kasir, serta jalur mobilitas pengunjung antar lantai guna memastikan tidak terjadi gangguan yang dapat menghambat aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan tersebut.

Selain itu, pengecekan juga difokuskan pada kelayakan fasilitas eskalator yang menjadi sarana utama mobilitas pengunjung di dalam gedung mall, di mana kondisi alat tersebut diperhatikan untuk memastikan penggunaannya aman bagi masyarakat yang datang bersama keluarga maupun anak-anak.

Kapolres juga meninjau langsung area parkir kendaraan yang menjadi salah satu titik vital di lingkungan pusat perbelanjaan, sekaligus memastikan sistem pemantauan melalui kamera CCTV yang terpasang di sejumlah sudut mall dapat berfungsi dengan baik untuk mendukung pengawasan aktivitas di area tersebut.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menambahkan bahwa kegiatan pemantauan pusat perbelanjaan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman kepada para pengunjung, sekaligus mengimbau masyarakat yang beraktivitas di pusat perbelanjaan agar selalu menjaga barang bawaan pribadi, mematuhi aturan yang telah ditetapkan pengelola, serta meningkatkan kewaspadaan bersama demi terciptanya lingkungan berbelanja yang nyaman bagi semua pihak.

((Red.))