Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Jejak Tak Tercatat, Namun Abadi : Babinsa Dalam TMMD Yang Membangun Hati Masyarakat Mojosongo

Surakarta - Dalam setiap pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD), banyak yang mengenal hasilnya di peta dan laporan...

Postingan Populer

Senin, 18 Mei 2026

Jejak Tak Tercatat, Namun Abadi : Babinsa Dalam TMMD Yang Membangun Hati Masyarakat Mojosongo

Surakarta - Dalam setiap pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD), banyak yang mengenal hasilnya di peta dan laporan resmi. Namun, ada satu sosok yang pengabdiannya tidak terlihat jelas dalam arsip, namun tertanam dalam hati masyarakat Babinsa. Mereka hadir bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi menyatu dalam denyut kehidupan sehari-hari warga desa. Minggu ( 17/05/2026 ) Pkl. 09.00 Wib

Salah satu contoh nyata adalah Sertu Joko Widigdo, Babinsa Mojosongo, Di tengah pelaksanaan TMMD Sengkuyung yang digerakkan oleh Kodim 0735/Surakarta, ia menjadi garda terdepan yang memastikan setiap program tepat sasaran. Kehadirannya bukan karena jabatan, tetapi karena kedekatannya dengan warga.

“Babinsa tahu apa yang dirasakan warga. Kami tahu Infranstruktur mana yang harus di bangun dan keluarga mana yang butuh perhatian. Itulah alasan mengapa kami dilibatkan sejak awal dalam TMMD, ” ujar Sertu Joko Widigdo dengan tulus.

Peran Babinsa dalam TMMD lebih dari sekadar mendampingi pekerjaan fisik. Mereka adalah mata, telinga, dan suara masyarakat—menggali keluhan, menjembatani kebutuhan, dan menyusunnya menjadi rencana pembangunan yang relevan dan tepat.

Di Desa Krajan, banyak sasaran TMMD tahun ini lahir dari hasil komunikasi sosial yang dilakukan Sertu Joko. Ia rutin mendatangi rumah warga, berbincang santai, dan mendengarkan aspirasi mereka yang kadang tak terucapkan dalam forum resmi.

“Yang kami bangun bukan hanya jalan atau talud, tetapi juga rasa percaya masyarakat terhadap negara. Itu semua dimulai dari kehadiran Babinsa di tengah-tengah mereka, ” tambahnya.

Bagi warga Desa Krajan, Sertu Joko bukan hanya seorang aparat. Ia sudah menjadi bagian dari keluarga besar mereka. Dengan pendekatan humanis, tutur santun, dan komitmen tanpa pamrih, kehadirannya memberi energi dan semangat bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam proses pembangunan.

“Pak Joko Widigdo itu bukan hanya datang saat ada proyek. Beliau sudah ada sejak awal dan tetap hadir setelahnya. Warga merasa didengarkan dan merasa penting, ” ungkap salah satu tokoh masyarakat Desa Krajan

Meski pengabdiannya tak selalu tercatat dalam dokumen resmi atau terlihat jelas pada saat peresmian proyek, jejak langkah Babinsa seperti Sertu Joko Widigdo akan terus dikenang. Karena pengabdiannya lahir dari hati, bukan hanya dari tugas semata.

TMMD adalah program negara, namun melalui tangan Babinsa, ia berubah menjadi bukti cinta yang tulus kepada rakyat. Dan cinta yang tidak tercatat di peta ini, akan selalu hidup dalam ingatan masyarakat.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Pastikan Wilayah Tetap Aman Dan Kondusif Piket Koramil 02/Banjarsari Laksanakan Patroli Malam Bersama Linmas


Uploaded Image

Surakarta - Piket Koramil 02/ Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Sertu Narmin melaksanakan kegiatan patroli malam  bersama.Linmas menyisir tempat maupun jalan yang rawan tindak kejahatan di seputaran wilayah Kecamatan Banjarsari, Minggu (17/05/2026) tadi malam.

"Selain melaksanakan patroli, kami juga mengingatkan kepada warga agar selalu siap siaga dalam menjaga keamanan lingkungan dengan penuh rasa tanggung jawab serta senantiasa mewaspadai orang yang tidak dikenal serta mencurigakan guna meminimalisir pergerakan orang yang mencurigakan."ujar Sertu Narmin disela-sela pelaksanaan kegiatan patroli.

"Kegiatan patroli malam juga menyisir jalan yang rawan kejahatan tidak hanya menghimbau kepada warga untuk meningkatkan keamanan dan kesadaran masyarakat tetapi serta menjalin silahturahmi dengan mitra karib dengan harapan agar dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket dan berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga lingkungan masing-masing agar situasi tetap aman dan kondusif."tukasnya.

Penulis : Arda 72

Minggu, 17 Mei 2026

Bikin Semrawut dan Rusak Fasilitas, Satpol PP Indramayu Tertibkan PKL di Alun-Alun


​Indramayu , buser polkrim — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu mengambil tindakan tegas dengan menertibkan para pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku usaha permainan anak-anak di kawasan Alun-Alun Indramayu pada Sabtu Pon, (16/5/2026). Langkah ini diambil menyusul semakin tidak beraturannya kondisi para pedagang yang memicu carut-marutnya tata kota serta rusaknya sejumlah fasilitas umum di area ikonik tersebut.

​Penertiban yang berlangsung humanis namun tegas ini dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Kabupaten Indramayu, Asep Afandi. Dalam pelaksanaannya, Satpol PP tidak bergerak sendiri melainkan bersinergi dengan berbagai instansi terkait, mulai dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Diskimrum), hingga pihak kelurahan setempat.

​Asep Afandi menegaskan bahwa tindakan ini merupakan perintah langsung dari pimpinan yang harus dijalankan demi mengembalikan fungsi ruang publik. Menurutnya, penataan ulang ini sangat krusial agar kawasan Alun-Alun Indramayu tidak semakin semrawut. Kerja sama lintas dinas di lapangan sengaja dilakukan agar penataan area tersebut bisa berjalan maksimal dan terintegrasi dengan baik.

​"Jika sudah ada perintah, saya tetap akan jalankan tanpa pandang bulu demi kenyamanan dan keindahan kota Kabupaten Indramayu," ujar Asep dengan tegas saat ditemui di lokasi penertiban, Sabtu (16/5/2026).

​Pemerintah Kabupaten Indramayu pun memastikan tidak bertindak semena-mena dalam melakukan penggusuran. Sebagai solusi jangka panjang, pemerintah telah menyediakan sejumlah lokasi relokasi yang representatif bagi para pelaku usaha, seperti di kawasan Sport Center, GOR Singalodra, dan Pasar Mambo. Meski demikian, Asep menyayangkan masih adanya sebagian pedagang yang sempat menolak dipindahkan dari area Alun-Alun.

​Langkah tegas pemerintah ini rupanya mendapat respons positif dan dukungan penuh dari masyarakat setempat. Agus, salah seorang pengunjung Alun-Alun, mengaku sangat mendukung sterilisasi tersebut demi mewujudkan wajah baru Indramayu yang lebih estetis dan nyaman sebagai tempat melepas penat setelah seharian bekerja.

​Asep Afandi berharap masyarakat dan para pelaku usaha bisa menyadari pentingnya menjaga kebersihan serta keindahan lingkungan. Dengan kembalinya fungsi Alun-Alun sebagaimana mestinya, area ini diharapkan dapat menjadi magnet wisata yang ramah dan indah, baik bagi warga lokal maupun wisatawan dari luar daerah yang ingin bersantai dan berfoto bersama keluarga.

Sedangkan Nurbaiti Ketua PPIB (Perkumpulan Pedagang Indramayu Bersatu)  menyambut baik para pelaku usaha yang akan di pindah ke Sport Center, mudah - mudah rezekinya pada lancar ditempat yang baru.

((Nurbaiti))

Pelayanan yang Terbaik di Samsat Cirebon kota untuk masyarakat.


Samsat  Cirebon kota bertekad menghadirkan pelayanan prima bagi seluruh wajib pajak kendaraan bermotor di wilayahnya, dengan fokus pada kemudahan, kecepatan, dan kepuasan masyarakat. Berikut adalah berbagai aspek pelayanan terbaik yang ditawarkan.hari Senin tgl,18/5/2026.
 
 Petugas yang Kompeten dan Peduli
 Tim petugas dilatih secara berkala untuk menguasai prosedur terbaru, mulai dari cek fisik kendaraan hingga pengolahan dokumen administrasi.
 Petugas berperilaku ramah dan sopan, serta siap memberikan penjelasan rinci terkait syarat, tarif, dan tahapan pengurusan layanan.
Ada petugas khusus yang membantu masyarakat lansia dan penyandang disabilitas agar proses pengurusan berjalan lancar tanpa hambatan.
 
Baur Samsat Cirebon Kota, Pak Joko, bersama jajarannya melakukan pemeriksaan hasil cek fisik dengan cermat, mencocokkan dengan dokumen seperti STNK, BPKB, dan KTP pemilik.
Ada juga Samsat Outlet di titik strategis seperti Pasar Modern Cirebon kota dan sekitar kawasan industri, serta layanan  untuk kemudahan masyarakat di daerah terpencil pungkasnya.

(Paul)

Bupati Lucky Hakim Apresiasi Aisyah Maulidah Lolos Go International



Indramayu - Buser polkrim- Bupati Indramayu Lucky Hakim, memberikan apresiasi tinggi kepada Aisyah Maulidah, putri bungsu pasangan Jujun Juhanda dan Hely, yang berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan lolos ke Grand Final Asian Ethnic Got Talent 2026.

Ajang internasional ini mempertemukan talenta dari enam negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Vietnam, Thailand, dan Timor Leste, sehingga menjadi panggung bergengsi bagi para seniman muda Asia.

Aisyah, yang merupakan murid dari guru tari Sekar Ayu Sanggar Puspaningrat, akan tampil di Sparke Live Hotel Jakarta pada 26–28 Juni 2026 mendatang. 

Dengan persiapan matang dan latihan intensif yang dijalani setiap hari, ia optimis mampu memberikan penampilan terbaik. Semangat juang yang ditunjukkan Aisyah menjadi bukti bahwa anak muda Indramayu memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat internasional.

Dalam keterangannya, Bupati Lucky Hakim menegaskan bahwa pencapaian Aisyah adalah kebanggaan bersama. 

“Prestasi ini bukan hanya kebanggaan keluarga, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Indramayu. Semoga Aisyah dapat menginspirasi anak-anak muda lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi,” ujar Bupati Lucky Hakim penuh semangat karena Aisyah lolos di ajang Tari Go International. 

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung generasi muda yang berani tampil dan membawa nama daerah ke kancah global.

Aisyah, yang beralamat di Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, kini semakin giat berlatih demi menghadapi persaingan ketat di ajang internasional tersebut. 

Dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten, Pimpinan dan Anggota DPRD Indramayu, Unsur Forum Komunikasj Pimpinan Kecamatan Jatibarang, Pemdes, keluarga, sanggar, serta masyarakat sekitar menjadi energi positif yang memperkuat langkahnya menuju panggung final.

Keikutsertaan Aisyah dalam Asian Ethnic Got Talent tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga simbol kebangkitan seni dan budaya Indramayu. 

Sanggar Puspaningrat yang menaunginya turut berperan besar dalam membentuk karakter dan kualitas seni yang ia miliki. Dengan kombinasi bakat, kerja keras, dan dukungan lingkungan, Aisyah diharapkan mampu meraih gelar juara dan mengharumkan nama bangsa.

Prestasi ini sekaligus menjadi momentum penting bagi Indramayu untuk menunjukkan bahwa daerah pesisir utara Jawa Barat memiliki generasi muda yang kreatif, berdaya saing, dan siap mengangkat seni tradisi ke panggung dunia.

Nurbaeti