Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Kapolres Cirebon Kota Hadir di Peringatan May Day 2026, Pastikan Aspirasi Buruh Tersalurkan dengan Aman

Cirebon Kota - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2026 di Kota Cirebon pada (03/05/2026) sejak pukul 07.00 WIB ...

Postingan Populer

Minggu, 03 Mei 2026

Kapolres Cirebon Kota Hadir di Peringatan May Day 2026, Pastikan Aspirasi Buruh Tersalurkan dengan Aman


Cirebon Kota - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2026 di Kota Cirebon pada (03/05/2026) sejak pukul 07.00 WIB di Lapangan Grage City Mall Jl. Jend. Ahmad Yani berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan, di mana para pekerja, pemerintah, dan aparat kepolisian hadir dalam satu ruang untuk memperingati momentum penting perjuangan buruh.

Kehadiran Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si dalam kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen kepolisian dalam mengawal jalannya peringatan Hari Buruh agar berlangsung tertib sekaligus memberikan rasa nyaman bagi para pekerja yang ingin menyampaikan aspirasi mereka.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa momentum May Day harus dimaknai sebagai ruang positif untuk mempererat komunikasi antara buruh, pemerintah, dan pengusaha, sehingga setiap aspirasi dapat tersampaikan dengan baik tanpa mengganggu ketertiban umum.

Kegiatan apel bersama ini turut dihadiri oleh Wali Kota Cirebon Effendi Edo, S.AP., M.Si, Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio, S.E., Dandim 0614/Kota Cirebon Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom, Pj. Sekretaris Daerah Kota Cirebon Edi Siswoyo, S.AP, Kepala Dinas Tenaga Kerja Agus Suherman, S.H., M.H, serta Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Cirebon Fahrozi bersama perwakilan serikat buruh lainnya.

Peringatan Hari Buruh ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, namun juga menjadi refleksi bersama atas peran penting pekerja dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, di mana kontribusi buruh menjadi fondasi utama dalam keberlangsungan pembangunan Kota Cirebon.

Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, para pekerja tampak mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib, menunjukkan bahwa peringatan May Day dapat berlangsung dengan cara yang damai tanpa mengurangi makna perjuangan yang dibawa.

Kehadiran aparat kepolisian di tengah kegiatan juga memberikan rasa tenang bagi masyarakat sekitar, sekaligus memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan pengawasan yang humanis dan profesional.

Selain itu, masyarakat yang hadir juga diingatkan untuk tetap menjaga ketertiban serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu kebenarannya, sehingga peringatan Hari Buruh dapat berjalan dengan suasana yang harmonis.

Polisi juga mengimbau apabila terdapat hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan atau membutuhkan bantuan, masyarakat dapat segera menghubungi Layanan Polisi 110 sebagai sarana komunikasi cepat dengan aparat kepolisian.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa kehadiran Kapolres dalam peringatan Hari Buruh menjadi bukti bahwa kepolisian selalu hadir bersama masyarakat, sekaligus mengajak seluruh elemen untuk terus menjaga kebersamaan serta memanfaatkan Layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian.

((Red.))

Tim Maung Presisi 851 Amankan Pemuda Bawa Senjata Tajam, Aksi Tawuran Berhasil Digagalkan di Pesisir Kota

Cirebon Kota - Gerak cepat patroli Tim Maung Presisi 851 Sat Samapta Polres Cirebon Kota pada (02/05/2026) sekitar pukul 01.00 WIB berhasil menggagalkan rencana aksi tawuran sekelompok pemuda yang membawa senjata tajam di wilayah pesisir, setelah sebelumnya petugas menerima laporan dari masyarakat terkait adanya aktivitas mencurigakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan di malam hari.

Patroli yang menyasar titik-titik rawan tersebut langsung bergerak menuju lokasi yang diinformasikan warga, dan mendapati sekelompok pemuda tengah berkumpul dengan gerak-gerik mencurigakan, sehingga petugas melakukan pemeriksaan dan penggeledahan untuk memastikan tidak adanya potensi ancaman yang dapat meresahkan masyarakat sekitar.

Kasat Samapta Polres Cirebon Kota AKP Joni, S.H menjelaskan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti laporan masyarakat dengan mendatangi lokasi dan melakukan tindakan kepolisian secara cepat dan terukur, sehingga potensi gangguan dapat dicegah sebelum benar-benar terjadi di lapangan.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan beberapa pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran dengan identitas berinisial S.M.A (22) laki-laki asal Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon, M.S.F.A (16) laki-laki pelajar, M.R.I (23) laki-laki asal Kesambi Kota Cirebon, serta H (22) laki-laki asal Gunung Jati Kabupaten Cirebon.

Selain mengamankan para terduga pelaku, petugas juga menemukan barang bukti berupa empat bilah senjata tajam jenis celurit panjang yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran tersebut, serta tiga unit sepeda motor yang digunakan untuk mobilisasi para pelaku menuju lokasi.

AKP Joni, S.H menambahkan bahwa kronologi kejadian bermula saat Tim Maung Presisi 851 menerima laporan masyarakat terkait adanya sekelompok pemuda yang berkumpul di wilayah pesisir dan diduga akan melakukan tawuran, kemudian petugas segera mendatangi lokasi dan mendapati para pelaku sedang bersiap melakukan aksi, sehingga langsung dilakukan penggeledahan dan pengamanan terhadap pelaku beserta barang bukti untuk dibawa ke Mako Polres Cirebon Kota guna pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, dalam patroli yang sama di lokasi berbeda, petugas juga mengamankan tiga pemuda yang diduga hendak melakukan balap liar di kawasan Jalan Kalijaga dengan identitas R.R (23) laki-laki asal Harjamukti Kota Cirebon, A.G (16) laki-laki pelajar, serta K.A (15) laki-laki pelajar, yang kemudian turut diamankan bersama dua unit sepeda motor sebagai barang bukti.

Upaya patroli yang dilakukan secara intensif ini menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya pada jam-jam rawan yang kerap dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk melakukan aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Polres Cirebon Kota juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya agar tidak terlibat dalam kegiatan negatif seperti tawuran maupun balap liar yang berpotensi merugikan banyak pihak.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan, dan apabila menemukan adanya potensi gangguan atau aktivitas mencurigakan di sekitar tempat tinggal, masyarakat diimbau untuk segera melaporkan melalui Layanan Polisi 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas kepolisian.

((Red.))

Pastikan Kamtibmas Kondusif Piket Koramil 02/Banjarsari Melaksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 02/ Banjarsari Sertu Dadan melaksanakan kegiatan patroli malam menyisir tempat maupun jalan yang rawan tindak kejahatan di Wilayah kecamatan Banjarsari, Sabtu (02/04/2026).

Selain melaksanakan patroli, Piket Koramil 02/Banjarsari juga mengingatkan kepada warga agar selalu siap siaga dalam menjaga keamanan lingkungan dengan penuh rasa tanggung jawab serta senantiasa mewaspadai orang yang tidak dikenal serta mencurigakan guna meminimalisir pergerakan orang yang akan berbuat kejahatan.

"Kegiatan patroli malam menyisir jalan yang rawan kejahatan tidak hanya menghimbau kepada warga untuk meningkatkan keamanan dan kesadaran masyarakat tetapi serta menjalin silahturahmi dengan mitra karib dengan harapan agar dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket dan berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga lingkungan masing-masing agar situasi tetap aman dan kondusif."tegas Sertu Dadan.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Talud Kolong Akit Tanpa Identitas, Dugaan Proyek Siluman Terkuak di Jantung Kota.


Pangkalpinang — Minggu, 3 Mei 2026. Tim investigasi awak media menemukan adanya pembangunan proyek siring talud di kawasan Kolong Akit, Jalan Mustika, Kelurahan Semabung Lama, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, yang diduga kuat tidak memenuhi prinsip transparansi publik.

Di lokasi, proyek tersebut tampak dikerjakan oleh sekitar lima orang pekerja. Namun, tidak ditemukan papan informasi proyek sebagaimana mestinya, yang biasanya memuat keterangan penting seperti sumber anggaran, nilai proyek, pelaksana kegiatan, hingga waktu pelaksanaan. Ketiadaan papan proyek ini memunculkan tanda tanya besar terkait legalitas dan akuntabilitas pekerjaan tersebut.

Dari hasil pantauan di lapangan, tim investigasi juga menemukan indikasi penggunaan material batu gunung bekas yang didaur ulang—disemen kembali dan dipasang ulang. Hal ini memicu kekhawatiran serius terkait kualitas dan ketahanan bangunan talud tersebut dalam jangka panjang.

Saat dikonfirmasi, salah satu pekerja menyebut bahwa proyek tersebut merupakan “proyek sewa kelola.” Namun, ketika ditanya lebih lanjut mengenai asal dinas, pihak pemberi proyek, maupun kontraktor pelaksana, para pekerja mengaku tidak mengetahui. Sikap para pekerja yang terkesan tertutup dan enggan memberikan informasi menambah dugaan adanya upaya menutupi identitas proyek dari publik.

Tidak hanya itu, selama proses investigasi, tim juga tidak menemukan adanya pengawas dari instansi terkait di lokasi pekerjaan. Kondisi ini semakin memperkuat indikasi lemahnya pengawasan serta potensi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek yang diduga menggunakan anggaran negara.

Padahal, setiap proyek yang dibiayai oleh uang negara wajib menjunjung tinggi prinsip transparansi. Keberadaan papan proyek bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat. Dengan adanya papan proyek, publik dapat mengetahui sumber dana, besaran anggaran, serta pihak yang bertanggung jawab, sehingga memudahkan pengawasan terhadap volume dan kualitas pekerjaan, sekaligus mencegah munculnya istilah “proyek siluman”.

Secara hukum, kewajiban tersebut diatur dalam:
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik
Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12 Tahun 2014

Mengacu pada temuan ini, tim investigasi awak media mendesak Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung (Kejati Babel) untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh. Penelusuran terhadap pihak-pihak yang terlibat dinilai penting guna memastikan tidak terjadi penyalahgunaan anggaran negara serta untuk menegakkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proyek pembangunan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pengawasan publik terhadap proyek pemerintah bukan hanya hak, tetapi juga bagian dari upaya menjaga integritas penggunaan uang negara. Jika benar proyek ini tidak memiliki kejelasan identitas, maka patut diduga bahwa praktik “proyek siluman” masih terjadi dan perlu ditindak tegas oleh aparat penegak hukum.

(HR/TIM) 

Sabtu, 02 Mei 2026

Hardiknas 2026 : Ketum IWO Indonesia Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Partisipasi Semesta demi Pendidikan Bermutu



JAKARTA – Memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei 2026, Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia, Dr. NR Icang Rahardian, SH, MH, memberikan apresiasi tinggi sekaligus pesan mendalam bagi dunia pendidikan di tanah air. Mengusung tema "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua", Ketua Umum IWO Indonesia menegaskan bahwa masa depan peradaban Indonesia berada di pundak kolaborasi kolektif.

Dalam pernyataan resminya pada Sabtu 02 Mei 2026, Dr. NR Icang Rahardian, SH., MH menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh insan pendidikan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga para pendidik yang menjadi garda terdepan bangsa.

"Pendidikan bukan sekadar apa yang kita ketahui, tetapi tentang akan menjadi siapa kita di masa depan. Hari Pendidikan Nasional adalah momentum untuk meneguhkan kembali makna pendidikan sebagai jalan memanusiakan manusia dan memajukan peradaban," ujarnya.

Beliau juga menekankan pentingnya warisan nilai dari Ki Hajar Dewantara prinsip asah, asih, dan asuh sebagai fondasi utama untuk mencerdaskan akal sekaligus menumbuhkan empati. Ketum IWO Indonesia menilai, pribadi yang utuh hanya bisa lahir dari sistem pendidikan yang tidak hanya mengutamakan kognitif, tetapi juga karakter.

"Pendidikan bermutu tidak akan pernah terwujud jika hanya dibebankan kepada negara semata. Selaras dengan tema hari Pendidikan Nasional tahun ini, 'Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua', saya mengajak seluruh lapisan masyarakat mulai dari orang tua, dunia usaha, hingga para pemangku kepentingan untuk mengambil peran aktif. Keluarga, sekolah, kampus, dan masyarakat adalah para arsitek masa depan Indonesia. Pendidikan yang kuat tidak dibangun oleh satu pihak, melainkan melalui semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh bangsa." Ajaknya.

Sebagai penutup, Ketum IWO Indonesia menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru, dosen, tenaga kependidikan, dan peneliti.

"Di tangan bapak dan ibu sekalian, masa depan bangsa ditanam dan dirawat setiap hari. Teruslah berkarya untuk Indonesia yang lebih cerdas," pungkasnya.

Hari Pendidikan Nasional 2026 ini diharapkan menjadi titik balik bagi penguatan sinergi nasional dalam menciptakan akses pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh anak bangsa. (Harun)