Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Mitigasi Banjir Dimulai dari Sungai: Koramil 04/Jebres Gerakkan Warga Gandekan Bersih-Bersih

Surakarta - Semangat gotong royong kembali menguat di Jebres. Dalam rangka mendukung _Ketahanan Wilayah untuk Indonesia Maju_ dan progr...

Postingan Populer

Sabtu, 06 Juni 2026

Mitigasi Banjir Dimulai dari Sungai: Koramil 04/Jebres Gerakkan Warga Gandekan Bersih-Bersih

Surakarta - Semangat gotong royong kembali menguat di Jebres. Dalam rangka mendukung _Ketahanan Wilayah untuk Indonesia Maju_ dan program _ASRI - Gerakan Indonesia Asri_, Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta menggelar karya bakti pembersihan Sungai Buntung, Jumat (05/06/2026)

Aksi ini dipusatkan di RT 02 RW 01, Kelurahan Gandekan. Dipimpin langsung Danramil 04/Jebres Kapten Cba Sugiono, S.Sos, personel TNI, Pemdes Gandekan, dan warga bahu-membahu membersihkan rumput liar serta sampah yang selama ini menumpuk di bantaran sungai.

“Kolaborasi lintas sektor ini langkah strategis mitigasi banjir dan jaga kebersihan lingkungan. Sekaligus mempererat silaturahmi TNI dengan masyarakat binaan,” ujar Kapten Sugiono di sela kegiatan.

Hal senada disampaikan Lurah Gandekan, Bp. Sugeng Sarwono, SH. Ia mengapresiasi Koramil 04/Jebres dan warga atas aksi nyata ini. “Semoga kerja bakti ini menumbuhkan kesadaran kolektif. Stop buang sampah sembarangan di sungai,” tegasnya.

Dengan sungai yang kembali lancar, warga Gandekan kini lebih siap hadapi musim hujan. Sinergi TNI-Masyarakat-Pemdes terbukti jadi kunci ketahanan wilayah.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Jumat, 05 Juni 2026

Jabat Danramil 04/Jebres, Kapten Cba Sugiyono : Babinsa Harus Jadi Garda Terdepan Wilayah

Surakarta – Memimpin apel perdana, Danramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Kapten Cba Sugiyono, S.Sos memberikan pengarahan langsung kepada seluruh anggota Koramil 04/Jebres. Apel berlangsung di Kantor Koramil 04/Jebres, Kel. Jebres, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jumat (05/06/2026)

Dalam arahannya, Kapten Sugiyono menekankan pentingnya kekompakan dan komunikasi yang baik antar anggota. Ia juga mengajak seluruh personel meningkatkan etos kerja dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi sebagai aparat komando kewilayahan.

“Pembinaan teritorial adalah fungsi utama TNI AD. Kita harus mampu membantu pemerintah daerah secara dini, mulai dari perencanaan, persiapan, pelaksanaan, hingga pengendalian potensi wilayah pertahanan,” tegas Danramil.

Ia berpesan agar para Babinsa tanggap, peduli, dan bertanggung jawab mengelola serta memberdayakan wilayah binaan. Tantangan tugas ke depan disebutnya akan lebih berat, sehingga semangat juang dan sinergi harus terus dijaga.

“Ini jadi pedoman kita bersama. Jadikan Koramil 04/Jebres sebagai daya gerak juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan negara di wilayah,” tutupnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Danramil Banjarsari Apresiasi Pengabdian PNS Margono, Tekankan Soliditas Anggota & Persit KCK Ranting 3

Surakarta – Danramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta, Kapten Inf Mulyono, menggelar pembinaan dan pengarahan kepada anggota serta Persit KCK Ranting 3 Koramil 02/Banjarsari , Kegiatan berlangsung di Aula Koramil 02/Banjarsari Jl. Ahmad Yani No. 273, Kel. Manahan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jumat (05/06/2026).

Dalam arahannya, Danramil menekankan pentingnya evaluasi tugas agar pelaksanaan ke depan berjalan lebih optimal. Ia mengingatkan seluruh anggota untuk menghindari pelanggaran, segera menyelesaikan setiap permasalahan baik kedinasan maupun keluarga, serta menjaga kesehatan diri dan keluarga dimulai dari kebersihan diri dan lingkungan.

Momen haru juga mewarnai acara lewat pelepasan purna tugas PNS Margono dan keluarga yang memasuki masa pensiun. Kapten Inf Mulyono menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi PNS Margono selama mengabdi di Koramil 02/Banjarsari. 

“Semoga Pak Margono dan keluarga selalu diberi kesehatan dan tetap bisa melanjutkan pengabdian di tengah masyarakat,” ucapnya.

Sebagai pembina harian, Danramil juga mengapresiasi peran Persit KCK Ranting 3. “Ke depan tugas suami semakin berat, maka dukungan dan doa para istri sangat diperlukan agar organisasi ini terus berjalan baik,” tutupnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Babinsa Mojosongo Berikan Penyuluhan & Pelatihan  PBB Dasar Kepada Linmas, Ini Tujuannya

Surakarta - Babinsa Kelurahan Mojosongo Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka Maryadi bersama dengan Bhabinkamtibmas memberikan materi Kamtibmas dan pelatihan PPB Dasar kepada Linmas Kel. Mojosongo kec. Jebres, Jumat (05/06/2026).

Ditegaskan Serka Maryadi kegiatan pelatihan dan penyuluhan yang berikan  kepada  anggota Linmas di kelurahan Mojosongo ini bertujuan untuk menjaga stamina, disiplin  dan membentuk karakter anggota Linmas agar terbentuknya jiwa disiplin dan karakter linmas yang baik serta melatih kekompakan. 

"Selain itu juga pembinaan keterampilan baik fisik maupun  mental anggota Linmas guna mengasah kembali kemampuan yang selama ini dimiliki oleh linmas kelurahan Mojosongo."ujarnya.

"Linmas adalah ujung tombak kewilayahan dan merupakan salah satu unsur pembinaan perlawanan di wilayah  (Binwanwil) Babinsa bersama linmas dan komponen lainya memiliki tugas menjaga keamana, ketentraman dan ketertiban masyarakat di wilayah."imbuhnya.

Di kesempatan ini Babinsa menyampaikan, dengan adanya pembinaan seperti ini, maka akan terjalin hubungan kerja yang baik dan  harmonis antara Babinsa dan Linmas, meski materi yang disampaikan berupa gerakan ketangkasan PBB dasar untuk menunjang kedisplinan serta pengetahuan wawasan kebangsaan, linmas akan belajar bagaimana tata cara hidup berbangsa dan bernegara dengan baik dan benar di tengah-tengah masyrakat, Kelurahan Mojosongo pada khususnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Satlantas Polres Cirebon Kota Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas di Ponpes Jagasatru

Cirebon Kota – Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda terus dilakukan Satlantas Polres Cirebon Kota melalui kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Jagasatru, pada Jumat pukul 13.00 WIB hingga selesai (05/06/2026). Kegiatan ini menyasar para santri sebagai bagian dari kelompok masyarakat yang memiliki peran penting dalam mewujudkan keselamatan di jalan raya melalui perilaku berkendara yang disiplin dan bertanggung jawab.

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Hadi Suryanto, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya para santri, mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas sebagai langkah nyata dalam mencegah pelanggaran dan menekan angka kecelakaan di jalan raya.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta diberikan pemahaman bahwa keselamatan berlalu lintas bukan sekadar kewajiban yang harus dipatuhi ketika ada pengawasan petugas, melainkan kebutuhan yang harus menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari. Kesadaran tersebut dinilai penting mengingat masih banyak kecelakaan yang dipicu oleh kelalaian pengguna jalan dalam mematuhi aturan dasar berkendara.

Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek keselamatan, mulai dari pentingnya menggunakan helm berstandar, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan, hingga menghormati hak pengguna jalan lainnya. Langkah-langkah sederhana tersebut menjadi faktor penting dalam menciptakan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Lingkungan pesantren dipandang sebagai tempat yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai disiplin berlalu lintas karena para santri telah terbiasa dengan budaya kepatuhan terhadap aturan dan tata tertib. Melalui pendekatan edukatif, nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan pula saat berada di jalan raya.

Selain membahas aturan lalu lintas, peserta juga diberikan gambaran mengenai berbagai risiko yang dapat timbul akibat pelanggaran, seperti berkendara tanpa perlengkapan keselamatan, menggunakan telepon genggam saat mengemudi, melawan arus, maupun mengabaikan marka dan rambu yang telah tersedia. Pemahaman tersebut menjadi bekal penting agar para santri mampu menghindari perilaku yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Kegiatan sosialisasi juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas. Dengan komunikasi yang terbuka dan edukatif, masyarakat dapat lebih memahami bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama saat membahas berbagai contoh kasus yang sering ditemukan di jalan raya dan cara sederhana untuk menghindarinya. Edukasi yang diberikan secara langsung dinilai lebih mudah dipahami karena berkaitan erat dengan aktivitas sehari-hari para peserta.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri tidak hanya menjadi pengguna jalan yang patuh terhadap aturan, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat sehingga budaya disiplin berlalu lintas dapat tumbuh secara berkelanjutan di Kota Cirebon.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan bahwa edukasi keselamatan berlalu lintas perlu dilakukan secara berkesinambungan agar kesadaran masyarakat semakin meningkat. "Keselamatan di jalan raya dimulai dari kedisiplinan setiap individu dalam mematuhi aturan yang berlaku. Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan tertib berlalu lintas sebagai budaya sehari-hari sehingga dapat melindungi diri sendiri, keluarga, dan pengguna jalan lainnya," ujarnya.

((Marta))