Bandung

Berita Terkini

Jum’at Berkah, Koramil 04/Jebres Berikan Bantuan Sembako Dan Sayuran Kepada Warga Binaan

Surakarta - Memiliki kelebihan rejeki dan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan tentu akan mendapatkan ganjaran pahala yang berlipat ga...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Bandung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bandung. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Maret 2025

PENYERAHAN 700 UNIT KENDARAAN OPERASIONAL MAUNG MV3PRODUK PT PINDAD



Maung MV3 merupakan kendaraan operasional produksi dalam negeri, buatan PT Pindad yag dirancang untuk mendukung operasi militer dan non-militer. Maung MV3 merupakan inisiasi Bapak Presiden Prabowo saat beliau menjabat sebagai Menteri Pertahanan untuk membangun dan mendukung ekosistem industri otomotif nasional. Ide inovasi dan arahan Presiden terkait kendaraan taktis dan kendaraan operasional diwujudkan PT Pindad melalui hadirnya Maung, yang terus dikembangkan hingga generasi ketiga saat ini.

Menteri Pertahanan mengatakan bahwa Kendaraan ini lahir dari proses pengembangan yang panjang dan komprehensif, dimulai dari tahapan desain, pengembangan produk, validasi, sertifikasi hingga produksi massal, semuanya dilaksanakan secara mandiri oleh PT. Pindad sebagai industri pertahanan dalam negeri.
"Kendaraan ini tersedia dalam berbagai varian yakni Maung V3 Tangguh atau Spartan, Maung MV3 Jelajah yang dilengkapi dengan atap Soft Top dan Maung MV3 Komando yang dilengkapi dengan atap Hard Top. Kendaraan ini memiliki beberapa keunggulan utama, di antaranya, ketangguhan mobilitas tinggi di berbagai medan termasuk kondisi ekstem off-road, dapat dipersenjatai dengan senapan mesin kaliber 7.62 mm untuk mendukung operasi tempur serta memiliki desain modular, yang memungkinkan konfigurasi lebih fleksibel sesuai kebutuhan operasional. Maung menggunakan mesin turbo diesel 2.200 cc, mampu melaju pada kecepatan aman 100 km/jam dan memiliki jarak tempuh hingga 500 km. Maung mampu mengangkut 4 personel dan memiliki 5 pintu yang dapat diakses yakni 4 pintu samping dan 1 pintu belakang." ujarnya.

Sebagai langkah strategis dalam memperkuat sistem pertahanan nasional, Kementerian Pertahanan menerima 4157 unit kendaraan operasional Maung MV3 produksi PT Pindad, yang akan digunakan oleh TNI/Polri. Penyerahan Tahap II sebanyak 700 unit kendaraan operasional Maung ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesiapan operasional TNI/Polri dalam menjaga kedaulatan maupun keamanan wilayah NKRI.
Penyerahan ini juga memiliki makna strategis dalam meningkatkan kapabilitas operasional TNI, mendukung kemandirian industri pertahanan nasional, serta menunjukkan bahwa Indonesia mampu memproduksi alutsista berkualitas tinggi yang kompetitif, inovatif, dan sesuai dengan tuntutan operasional modern.

((Nurbaeti)) 

Minggu, 02 Februari 2025

Kapolda Jabar Pimpin Pengamanan Sepak Bola PSSI BRI Liga 1 antara PERSIB Bandung Vs PSM Makasar



Kapolda Jabar Irjen Pol. Akhmad Wiyagus , S.I.K., M.Si., MM., didampingi Wakapolda Jabar dan Pejabat Utama Polda Jabar memimpin pengamanan Sepak Bola lanjutan Bri Liga 1 antara PERSIB  Bandung  Vs PSM Makasar bertempat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api Kota Bandung, Sabtu (1/2/2025) 

Kapolda Jabar mengatakan bahwa Kegiatan pengamanan ini  dilaksanakan dalam rangka menjamin keamanan  terselenggaranya pertandingan dari awal hingga selesai.       

Pelaksanaan pengamanan  tersebut  dilakukan oleh  personil gabungan TNI, Polri, dishub, dan satpol PP.
Penonton yang hadir di stadion sebanyak kurang lebih  20 ribu penonton.

"Personel yang melaksanakan penagamanan tersebut disebar di beberapa titik baik di dalam maupun di luar Stadion." ujar Kapolda Jabar
Adapun hasil pertandingan PERSIB Bandung  VS PSM Makasar  berakhir dengan skor 1 - 0 dengan kemenangan tim dari Persib Bandung.

Bandung, 2 Februari 2025

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Rabu, 29 Januari 2025

Sekolah Dan Alumni Jadi Korban, Akibat Kebijakan Sepihak Disdik Jabar.




 Tulisan ini tercipta dari keresahan sebagian tenavga pendidik dari sekolah swasta di Jawa Barat yang mengeluhkan imbauan dari Disdik Provinsi Jabar. Diketahui Disdik Provinsi Jabar menginstruksikan kepada sekolah negeri maupun swasta pada tingkatan SMA, SMK dan SLB untuk menyerahkan Ijazah alumni yang tertahan di sekolah.
 
Namun kebijakan tersebut, menjadi persoalan di akar rumput, yakni pengelola sekolah swasta di Jawa Barat. Di mana sebagian diantara alumninya masih memiliki tunggakan biaya di sekolah masing-masing dengan nominal yang variatif.

Sementara, pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jabar sampai saat ini masih belum bisa memberikan kepastian kompensasi terhadap uang sekolah yang belum dibayarkan oleh para alumni. Sehingga mayoritas sekolah swasta keberatan menyerahkan Ijazah alumninya sampai dengan ada kejelasan pada teknis kompensasi.

Kebijakan Dinas Pendidikan Jabar ini sangat kontroversial, dikarenakan tanpa ada angin maupun hujan secara tiba-tiba diumumkan begitu saja. Tanpa melibatkan peran serta pihak sekolah/forum sekolah dalam menentukan kebijakan.

Dinas Pendidikan Provinsi Jabar terkesan bermain sendiri. Menutup mata terhadap keberadaan sekolah yang ada dalam naungannya.

Seharusnya, ketika Disdik Jabar membuat kebijakan yang dampaknya bersinggungan dengan penyelenggara pendidikan, maka sebelumnya telah dilakukan koordinasi terlebih dahulu, baik itu dengan sosialisasi wacana maupun musyawarah kepada para pihak. Sehingga terjadi kemufakatan bersama.

Fenomena kebijakan Disdik Jabar kali ini, dibanjiri beragam penolakan khususnya sekolah swasta. Kenapa hal ini terjadi? Tidak lain dan tidak bukan dikarenakan serampangannya Disdik Jabar dalam mengambil keputusan tersebut. Bahkan diduga kuat Disdik Jabar ini tidak mengetahui betul pokok permasalahan sebab musabab ijazah tersebut tertahan di sekolah.

Ditekankan kembali, Disdik Jabar wajib melakukan kajian terhadap fenomena tertahannya Ijazah di sekolah. Karena dengan itu mungkin akan terbaca faktor apa saja penyebabnya dan ditentukan rumusan penyelesaian masalahnya.

Memberikan Ijazah kepada alumni adalah suatu keharusan karena menyangkut masa depan pemilik ijazah tersebut, akan tetapi kebijakan yang tepat tentu itu lebih baik. Dibandingkan menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Dengan berat hati saya katakan, hari ini alumni dan sekolah di Jabar seperti sedang diadu domba karena kebijakan yang tidak tepat. Masih ada waktu waktu untuk memperbaiki ini semua.

((Nurbaeti)) 

Minggu, 05 Januari 2025

Cerita Sevina NyawanyaSelamat Berkat Aksi Heroik Aipda AnumertaAnditia




Kondisi Sevina Azahra (14), pengunjung Pantai Pangandaran yang diselamatkan Aipda Anumerta Anditia Munartomo (35) mulai membaik.

Ditemui di rumahnya di Desa Tenjowaringin Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (5/1/2025), Sevina tampak dalam kondisi sehat.

Meski perban bekas tusukan jarum infus masih melekat di tangannya, remaja putri usia 15 tahun itu, berkenan berbagi kisah pilu yang dialaminya Jumat (3/1/25) sore di Pantai Barat Pangandaran.

"Awalnya saya lagi berenang di pantai, di pinggir," kata Sevina. Saat itu dia berenang bersama keluarganya, sekitar jam 15.30 WIB.

Namun tanpa disadari, secara perlahan Sevina terseret ombak ke tengah. "Pelan-pelan terseretnya, tahu-tahu pas nginjek sudah nggak ada (tak ada pijakan, karena kedalaman air)," kata Sevina.

Saat itu dia dilanda kepanikan, sehingga berusaha meminta tolong.

"Saat itu saya sudah lemas, sudah tidak bisa minta tolong sama siapa lagi, terus ditolong sama bapak polisi itu, tapi bapak itu juga mungkin lemas," kata Sevina.

Penolong yang diungkapkan Sevina itu tak lain adalah Aipda Anumerta Anditia Munartomo. Saat itu kondisi Sevina dan Anditia  sudah tak sadarkan diri sebelum akhirnya bisa dievakuasi oleh perahu nelayan.

"Saya pingsan, saya baru sadar pas di rumah sakit, malam hari. Pusing banget, mual, mungkin karena air laut terminum," kata Sevina.

"Ternyata bapak polisi itu udah nggak ada (meninggal dunia) pas menyelamatkan saya," imbuh Sevina berlinang air mata.

Sevina mengatakan Anditya adalah pahlawan bagi dirinya. Dia juga menyatakan belasungkawa mendalam bagi keluarga Anditia.

"Saya mau ngucapin belasungkawa, semoga pak polisi itu, pahlawan saya, husnul khotimah," ujar Sevina, kali ini tangisnya pecah.

Nia Puspita, ibu Sevina juga mengutarakan hal senada. Dia mengaku hanya bisa berterima kasih dan mendoakan kebaikan almarhum.

"Saya hanya bisa mengucapkan terimakasih dan semoga almarhum husnul khatimah, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Kami tak tahu harus bagaimana membalas kebaikannya," kata Nia.

Kepala Desa Tenjowaringin, Idi Abdul Hadi yang juga menengok Sevina menyampaikan dukacita atas meninggalnya Aipda Anumerta Anditia Munartomo.

"Kami atas nama Pemerintahan Desa Tenjowaringin mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah menyelamatkan jiwa warga kami," kata Idi.

Dia juga mendoakan yang terbaik atas kepergian Aipda Anumerta Anditia Munartomo.

"InsyaAllah almarhum syahid, meninggal dunia saat berusaha menyelamatkan nyawa warga kami," kata Idi.(Rahmat) 

Bandung,  5 Januari 2025

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Selasa, 31 Desember 2024

Polda Jabar Menggelar Upacara HUT Satpam yang ke 44



Direkotrat Binmas Polda Jabar menggelar upacara HUT Satpam yang ke 44 yang bertempat di TMP Cikutra Bandung dan dipimpin oleh Wadir Binmas Polda Jabar AKBP Ade hermanto, S.H. S.I.K., M.M., CPHR. Senin (30/12/2024).

Dalam kesempatan itu, hadir para anggota Dit Binmas Polda Jabar yang berkaitan dengan unsur pengamanan, APJASI (Asosiasi Jasa Pengamanan Satpam),  ABUJAPI (Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia), APSI (Asosiasi Profesi Satpam Indonesia).

Wadir Binmas mengatakan bahwa Kegiatan ini untuk merefleksikan sinergi antara Polri dengan Satpam dalam memperkuat keamanan nasional.

"Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur." ujarnya.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala ABUJAPI
Kepala APSI serta Kepala APJASI.

((A.Rahmat)) 

Selasa, 02 Juli 2024

WAKAPOLDA JABAR PIMPIN UPACARA KENAIKAN PANGKAT PERIODE 1 JULI 2024 POLDA JABAR


Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Bariza Sulfi, didampingi Ibu Bhayangkari dan Pejabat Utama  Polda Jabar hadir pada upacara  kenaikan pangkat periode 01 Juli 2024 tingkat Polda Jabar, bertempat di Lapangan Apel Mapolda Jabar (2/7/2024)                  

Dalam acara tersebut, Wakapolda Jabar beserta Pejabat Utama Polda Jabar  memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada anggota Kepolisian yang berhasil naik pangkat, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Jawa Barat.                      

Acara ini juga menjadi momentum untuk memotivasi seluruh anggota kepolisian agar terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian demi kebaikan masyarakat.

Hadir pada kesempatan tersebut 
Pamen, Pama, Bintara, dan Tamtama Polda Jabar beserta istri.

((Nurbaeti)) 

Sabtu, 29 Juni 2024

SAMBUT HARI BHAYANGKARA KE-78, POLDA JABAR GELAR DOA BERSAMA


Menyambut Hari Bhayangkara ke - 78 Tahun 2024  Polda Jabar menggelar doa bersama lintas agama bertempat di Aula Lantas Mapolda Jabar, Jum'at malam (28/6/2024)

Doa bersama ini merupakan rangkaian kegiatan hari Bhayangkara  dan digelar di seluruh Indonesia serta berpusat di lapangan Bhayangkara Mabes Polri yang dipimpjn langsung oleh  Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Sementara di Polda Jabar Jabar kegiatan dihadiri oleh Kapolda Jabar Irjen Pol. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M., Wakapolda Jabar 
Brigjen Pol. Bariza Sulfi S.I.K., Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Aminudin S.I.P.,  Dan Lanal TNI AL Kolonel Laut Renny Setiowati, S.T., M. Sc., M. Tr. Hanla, Dan Lanud Husen Sastra Negara TNI AU Kolonel Pnb Alfian S.E , Kepala Bidang Pemain Zakat Wakaf / Mewakili Ka Kanwil Kemenag Jabar H.Apipudin  Jajang, M.Ag, Ketua Majelis Ulama Indonesia Jawa Barat Prof.DR, KH Rachmat Syafei LC, M.Ag, PHDI Jabar
Pinandita I Nengah Kondra, S.Ag., M.Pd, 
Ketua Katolik FKUB Jabar Agustinus Sugiharto OSV/Keuskupan Bandung Romo, PGW Jabar Pendeta Paulus Wijono, Mewakili Ketua Budha FKUB Jabar Satiman S.Pd. B beserta tamu undangan lainnya melaksanakan secara virtual.

Tujuan digelarnya doa bersama ini selain untuk memperingati HUT Bhayangkara ke - 78, juga untuk mengajak seluruh personel Polri agar senantiasa bersyukur menjadi bagian dari insan Rastra Sewakotama.

Kapolda Jabar mengatakan melalui doa bersama lintas agama ini diharapkan menjadi momentum meningkatkan kinerja Polri kepada masyarakat, bangsa dan negara , sekaligus menjalin silaturahmi dan keharmonisan bersama para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat demi terwujudnya Kamtibmas yang kondusif.

((A, Rahmat)) 

Senin, 17 Juni 2024

Rayakan Idul Adha, IWO Jawa Barat Bagikan Paket Daging Kurban untuk Warga




Bandung Jawa Barat  - Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Jawa Barat membagikan sejumlah paket daging Kambing saat idul adha 1445 hijriah pada Senin (17/6/2024). Paket daging kambing ini diberikan kepada pengurus IWO Jawa Barat dan warga. Pembagian paket daging kurban ini dilakukan dengan cara terjun langsung ke bawah ke masyarakat. Melalui momen Idul Adha ini, IWO Provinsi Jawa Barat terus berkomitmen untuk berbagi kebaikan dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Momen idula adha ini kami jadikan untuk meningkatkan kebaikan dan kepedulian terhadap sesama. Selain itu, kami juga tidak akan pernah berhenti memperluas cakrawala keberkahan,” ujar ketua IWO Provinsi Jawa Barat, Tomi Indra. Idul Adha sendiri mengajarkan tentang semangat pengorbanan. Bukan hanya beribadah vertikal kepada Khaliq, Yang Maha Pencipta, tetapi juga ibadah dalam dimensi sosial pun dilakukan.

IWO Provinsi Jawa Barat juga berharap dalam kesempatan hari raya idul adha ini semakin menguatkan kebersamaan diantara elemen masyarakat. IWO Jawa Barat  berkurban satu ekor kambing. Dalam pembagian daging kurban ini hadir sejumlah pengurus IWO Jawa Barat. Warga yang mendapatkan daging kurban mengaku bahagia. "Alhamdulillah, bisa untuk masak di rumah bersama keluarga," ujar Shinta.

((Nurbaeti/inviestigasi)) 

Minggu, 02 Juni 2024

KAPOLDA JABAR, BERSAMA DENGAN FORKOPIMDA JABAR, RAYAKAN PAWAI BERSAMA DENGAN BOBOTOH ATAS KEMENANGAN PERSIB BANDUNG JUARAI BRI LIGA 1 INDONESIA TAHUN 2023-2024


Bapak Kapolda Jabar Irjen Pol.Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.IK., M.Si. M.M, Bersama dengan Pj. Gubernur Jabar, Pangdam III Siliwangi, Manager Persib (H.Umuh Muchtar), Forkopimda Jabar dan Punggawa Persib Bandung, merayakan Pawai bersama dengan suporter (bobotoh) atas kemenangan Tim Persib Bandung di BRI Liga 1 Indonesia tahun 2023-2024.

Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Gedung Sate, Jl. Diponegoro No.22 Kota Bandungn, Minggu (2/6/2024) dini hari.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Pangdam III Siliwangi, PJU Polda Jabar, PJU Kodam III Siliwangi, Pj. Walikota Bandung, Kapolrestabes Bandung, Manager Persib Bandung (H.Umuh Muchtar), Punggawa Persib Bandung, Official Tim Persib Bandung, Forkopimda Jawa Barat, dan Bobotoh dari Jawa Barat dan Luar Jawa Barat.

Kota Bandung dipenuhi dengan kegembiraan yang luar biasa saat Persib Bandung merayakan kemenangan gemilang mereka sebagai juara Liga 1 Indonesia tahun 2024 di Gedung Sate, yang menjadi simbol kebanggaan Kota Bandung, menjadi saksi bisu dari euforia dan kebahagiaan yang meluap dari para pendukung setia Persib (Bobotoh)
 
Suasana di sekitar Gedung Sate dipenuhi dengan warna biru dan putih, warna khas dari Persib Bandung, yang berkibar dengan gagahnya di langit Kota Bandung. Ribuan pendukung setia berkumpul di sekitar Gedung Sate, menyanyikan yel-yel dukungan untuk tim kesayangan mereka. Bendera-bendera Persib berkibar dengan anggunnya, menciptakan pemandangan yang memukau dan membanggakan.
 
Para pemain Persib Bandung, penuh semangat dan kebahagiaan, berada di atas panggung yang disiapkan di depan Gedung Sate. Mereka mengangkat trofi juara Liga 1 dengan bangga, sambil tersenyum lebar dan merayakan kemenangan mereka bersama para pendukung. Suasana meriah dan penuh kebanggaan terasa begitu kuat, menggema di seluruh Kota Bandung.
 
Acara perayaan di Gedung Sate juga dihadiri oleh pejabat pemerintah setempat dan tokoh-tokoh penting Kota Bandung. Mereka turut merayakan kesuksesan Persib Bandung dan memberikan penghormatan atas prestasi gemilang yang telah diraih oleh tim sepakbola kebanggaan Kota Bandung.
 
Perayaan di Gedung Sate menjadi momen bersejarah yang tak terlupakan bagi para pendukung Persib Bandung dan seluruh warga Kota Bandung. Kemenangan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi tim, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi seluruh komunitas sepakbola Indonesia. Semangat juang dan kebersamaan yang terpancar dari perayaan ini menjadi inspirasi bagi generasi mendatang untuk terus berjuang dan meraih prestasi gemilang dalam dunia sepakbola.

Harapan yang terlontar dari H.Umur Muchtar adalah para Bobotoh tetap setia mendukung Persib Bandung pada saat menang ataupun kalah serta lebih bersikap dewasa lagi dalam bersikap di jalanan dan didalam stadion hingga situasi kamtibmas tetap terjaga dengan baik antara Bobotoh, Masyarakat dan bisa menjadi contoh bagi suporter lainnya.

((Nurbaeti/inviestigasi)) 

Selasa, 28 Mei 2024

*Kabid Humas Polda Jabar: Polda Jabar Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu Seberat 24,1 Kg*

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Jules Abraham Abast S.I.K. pimpin giat Konferensi Pers Pengungkapan kasus penyalahgunaan Narkotika jenis Sabu dengan berat 24,1 Kg, dengan didampingi Dir Res Narkoba Polda Jabar Kombes Pol. J.R. Manalu S.I.K. di depan Gedung Depan Gedung Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat. Selasa (28/5/2024)

Diketahui bahwa TKP terjadi diawali pada Selasa tanggal 07 Mei 2024 sekira pukul. 10.00 WIB di Kecamatan Ciambar Kabupaten Sukabumi, Selasa tanggal 07 Mei 2024 sekira pukul. 19.30 WIB di kontrakan yang beralamat di  Kecamatan Cilandak Kota Jakarta Selatan, Rabu tanggal 08 Mei 2024 sekira pukul. 22.00 WIB di Kota Tangerang Banten, Kamis tanggal 09 Mei 2024 sekira pukul. 16.00 WIB di Kecamatan Katapang Kab. Bandung, Jumat tanggal 10 Mei 2024 pukul. 11.00 WIB di Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireun Provinsi Aceh. Dengan modus operandi membeli, menjual dan menjadi perantara jual beli narkotika jenis sabu di wilayah Jawa Barat. Adapun kelima tersangka tersebut berinisial Sdr. H, M, MN, UZ dan AA.

Kombes Pol. Jules Abraham Abast, menjelaskan,  pada tanggal 07 Mei 2024 Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar berhasil mengamankan Sdr. H yang kedapatan menguasai 20,8 Kg Sabu di wilayah kabupaten Sukabumi. Kemudian dilakukan pengembangan dan diamankan Sdr. M yang kedapatan menguasai 3,3 Kg Sabu di daerah Jakarta Selatan.

“Sdr. H dan M mengaku bahwa Sabu tersebut didapat dari Sdr. MN, kemudian dilakukan pengembangan dan pada hari Rabu 08 Mei 2024 sekira pukul. 22.00 WIB, Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar yang dipimpin langsung Direktur Reserse Narkoba menangkap Sdr. MN di Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta Kota Tangerang Banten,” jelasnya.

Dari situ, lanjut Kabid Humas Polda Jabar, Sdr. MN mengaku bahwa Sabu tersebut didapatkan dari Sdr. UZ, dan AA. Kemudian dilakukan pengembangan dan pada hari Kamis tanggal 09 Mei 2024 sekira pukul. 16.00 WIB, Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar melakukan penangkapan terhadap Sdr. UZ di daerah Katapang Kabupaten Bandung dan pada Jum’at 10 Mei 2024 sekira pukul. 11.00 WIB berhasil diamankan tersangka Sdr. AA di Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireun Provinsi Aceh. 

“Barang bukti yang berhasil diamankan yaitu 21 (dua puluh satu) bungkusan Sabu dalam kemasan plastik berwarna kuning bertuliskan Guanyinwang dengan berat brutto 21,7 (dua puluh satu koma tujuh) Kg, 20 (dua puluh) paket Sabu dalam plastik klip bening, 1 (satu) bungkus berisi Sabu dalam kemasan plastik berwarna kuning bertuliskan Guanyinwang dan 1 (satu) bungkus sabu dalam kemasan pelastik berwarna hijau bertuliskan tulisan huruf Cina dengan berat brutto 3.4 (tiga koma empat) Kg, 2 buah timbangan digital beserta 6 buah Handphone,” terang Kombes Pol. Jules Abraham Abast.

Kabid Humas Polda Jabar menegaskan, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka terancam pidana penjara seumur hidup atau pidana  penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,00  (sepuluh miliar rupiah) tutupnya.

((Bang keling)) 

Rabu, 22 Mei 2024

Kabid Humas Polda Jabar : Pegi Alias Perong DPO Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Ditangkap Polisi




Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast S.I.K. menyatakan  bahwa Polisi sudah berhasil mengungkap satu terduga pelaku DPO sejak 2016  atas nama Pegi alias perong yang saat ini kita ketahui identitasnya menurut informasi penyidik Dit Reskrimum Polda Jabar bernama Pegi Setiawan.              

"Dia merupakan warga Cirebon yang bekerja di Bandung sebagai buruh bangunan,  sehingga tadi malam kami lakukan upaya paksa penangkapan terhadap terduga pelaku Pegi Setiawan di Bandung." katanya.

"Tentu semuanya  harus memenuhi alat bukti sebagaimana dimaksud dalam Pasal 184 KUHAP, dimana adanya  keterangan saksi,  keterangan tersangka, keterangan ahli,  surat maupun petunjuk." ungkapnya, Rabu (22/5/2024)

"Inilah upaya yang harus kami penuhi dalam proses penyelidikan sehingga kita telah melakukan langkah - langkah termasuk sejak kemarin juga, kita melakukan pemeriksaan terhadap terpidana yang  berada di lapas dan saat ini kita berhasil menangkap satu DPO." tegasnya.

"Untuk keterangan lain tentu akan kami sampaikan pada kesempatan lain setelah kita melakukan pendalaman terhadap tersangka calon terduga pelaku yang sudah kita DPO kan dan saat ini berhasil ditangkap oleh tim penyidik dari Ditreskrimum Polda Jabar dengan dibantu oleh tim Mabes Polri." ujarnya.

"Sebagai pengembangan  kita akan melakukan pendalaman melakukan pemeriksaan ulang,  pemeriksaan tambahan terhadap Sdr. Pegi Setiawan yang sudah kita DPO kan." ucapnya.

Kabid Humas Polda Jabar menyatakan bahwa secara teknis tentunya tidak bisa kami sampaikan disini, karena prosesnya masih berjalan, masih dilakukan  pendalaman  terkait apakah masih ada kendala,  nanti akan kami sampaikan secara terang benderang juga  transparan.

"Yakinlah pada proses penyelidikan saat ini, akan kami ungkap agar terang benderang, secara transparan  kepada seluruh masyarakat  dan mohon doanya kepada seluruh warga Negara Indonesia agar kami dapat menuntaskan kasus ini  sesuai prosedur hukum yang berlaku dan tentunya sesuai dengan keinginan dari seluruh warga masyarakat Indonesia dalam mengungkap kasus Vina." ujarnya.

"Terkait dengan proses pemeriksaan, ketika dilakukan pemanggilan, masih akan dilakukan pendalaman. Untuk itu  diharapkan adanya sikap koperatif dari  warga masyarakat, saksi ataupun pihak keluarga yang dimintai keterangan guna melengkapi peran ataupun status dari tersangka Pegi Setiawan." Tutup Jules Abraham.

(nurbaeti/inviestigasi)) 


Senin, 20 Mei 2024

KABID HUMAS POLDA JABAR: PENEMUAN MAYAT LAKI - LAKI DI DALAM SALURAN AIR SUNGAI CIKENDAL KELURAHAN MELONG KOTA CIMAHI

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast S.I.K. mengatakan bahwa Polisi melakukan pengecekan lokasi penemuan mayat jenis kelamin laki-laki di dalam saluran air sungai Cikendal perbatasan Kota Cimahi dan Kota Bandung RT.05/11 Kelurahan Melong, Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Senin (20/5/2024)

Diketahui identias korban bernama Sdr. Muhamad Aditia Lesmana (18th) seorang pelajar warga Kelurahan Cijerah, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast, S.I.K menjelaskan bahwa berawal dari saksi Sdr. Nana Suryana yang berprofesi sebagai Satpam Mekar indah saat melintas area di sekitaran saluran air Sungai Cikendal, tiba - tiba melihat sosok laki laki di dalam air sungai Cikendal dengan posisi telungkup.

“Tidak lama kemudian Sdr. Nana memanggil rekan kerjanya Sdr. Taryana dan langsung menghubungi Ketua RW. 11 Kelurahan Melong, dan dilanjutkan menghubungi pihak keluarga dan Babhinkamtibmas serta pihak Kepolisian Polsek Cimahi Selatan”, jelasnya.

Dari kejadian tersebut, lanjut Kabid Humas Polda Jabar, kami kumpulkan saksi-saksi dan dari pihak keluarga korban yang diantaranya adalah Sdr. Usep Suhendi, Sdri. Olis Suryati dan M. Rizal Efendi guna dimintai keterangan.

“Hasil olah TKP dan berdasarkan pengecekan dari team Inafis tidak di temukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, guna mengetahui penyebab kematian Sdr. Muhamad Aditia Lesmana, pihak kepolisian melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap saksi dan keluarga korban”, ujar Jules Abraham Abast

"Pihak keluargapun menolak dilakukan outopsi terhadap jenasah korban dan sudah mengikhlaskan bahwa peristiwa tersebut sudah menjadi kehendak Allah SWT." tutup Jules Abraham.

Bandung 20 Mei 2024

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

(Didin Mh/Ek.Pimred)

KABID HUMAS POLDA JABAR: PENEMUAN MAYAT LAKI - LAKI DI DALAM SALURAN AIR SUNGAI CIKENDAL KELURAHAN MELONG KOTA CIMAHI

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast S.I.K. mengatakan bahwa Polisi melakukan pengecekan lokasi penemuan mayat jenis kelamin laki-laki di dalam saluran air sungai Cikendal perbatasan Kota Cimahi dan Kota Bandung RT.05/11 Kelurahan Melong, Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Senin (20/5/2024)

Diketahui identias korban bernama Sdr. Muhamad Aditia Lesmana (18th) seorang pelajar warga Kelurahan Cijerah, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast, S.I.K menjelaskan bahwa berawal dari saksi Sdr. Nana Suryana yang berprofesi sebagai Satpam Mekar indah saat melintas area di sekitaran saluran air Sungai Cikendal, tiba - tiba melihat sosok laki laki di dalam air sungai Cikendal dengan posisi telungkup.

“Tidak lama kemudian Sdr. Nana memanggil rekan kerjanya Sdr. Taryana dan langsung menghubungi Ketua RW. 11 Kelurahan Melong, dan dilanjutkan menghubungi pihak keluarga dan Babhinkamtibmas serta pihak Kepolisian Polsek Cimahi Selatan”, jelasnya.

Dari kejadian tersebut, lanjut Kabid Humas Polda Jabar, kami kumpulkan saksi-saksi dan dari pihak keluarga korban yang diantaranya adalah Sdr. Usep Suhendi, Sdri. Olis Suryati dan M. Rizal Efendi guna dimintai keterangan.

“Hasil olah TKP dan berdasarkan pengecekan dari team Inafis tidak di temukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, guna mengetahui penyebab kematian Sdr. Muhamad Aditia Lesmana, pihak kepolisian melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap saksi dan keluarga korban”, ujar Jules Abraham Abast

"Pihak keluargapun menolak dilakukan outopsi terhadap jenasah korban dan sudah mengikhlaskan bahwa peristiwa tersebut sudah menjadi kehendak Allah SWT." tutup Jules Abraham.

Bandung 20 Mei 2024

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

(Didin Mh/Ek.Pimred)

Kamis, 16 Mei 2024

Polda Jabar Tepis Narasi DPO Pembunuh Vina Anak Anggota Polisi


Film Vina: Sebelum 7 Hari kini sedang jadi sorotan di media sosial. Selain belum tertangkapnya 3 DPO pembunuh korban, saat ini muncul narasi yang ikut mempertanyakan proses penyidikan yang dilakukan kepolisian.
Sebagaimana diketahui, ketiga DPO kasus pembunuhan Vina adalah Andi, Dani, dan Pegi alias Perong. Salah satu narasi yang beredar di medsos yaitu polisi disebut ikut andil menyembunyikan salah satu DPO tersebut lantaran berstatus anak dari anggota Polri.

Narasi itu kemudian ditepis Polda Jabar. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Jules Abraham Abast menegaskan, anak dari anggota polisi justru adalah Rizky atau Eky yang menjadi korban pembunuh bersama Vina.

"Jadi perlu saya sampaikan, hasil pemeriksaan maupun fakta di persidangan yang sesungguhnya bahwa salah satu korban yang merupakan pacar atau rekan dari saudari Vina yaitu saudara Eki adalah anak dari anggota kami, anggota kepolisian," katanya, Selasa (14/5/2024).

"Artinya, justru salah satu korban adalah anak dari anggota kepolisian, bukan pelaku ya, bukan pelaku. Jadi 3 orang yang berstatus DPO belum ada keterangan baik di pemeriksaan maupun fakta di persidangan yang menyebutkan adalah pelakunya dari anak anggota kepolisian, itu yang perlu kami tegaskan," tambahnya.

Hanya memang, penyidik menemui kendala karena belum menemukan identitas asli dari ketiga DPO tersebut. Dari proses pemeriksaan hingga fakta di persidangan, identitas ketiga DPO itu hanya disebutkan bernama Andi, Dani dan Pegi alias Perong.

"Apakah itu nama asli atau nama samaran, ini masih kami telusuri. Jadi kami berharap kalau ada berita yg mengaitkan mengatakan bahwa identitas yang bersangkutan sudah diketahui, bahkan disembunyikan polisi, itu tidak benar. Karena sesungguhnya, korban adalah anak dari anggota polisi, bukan pelakunya," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, film bergenre horor garapan sutradara Anggy Umbara berjudul Vina: Sebelum 7 Hari, kini sedang jadi sorotan. Film yang diangkat dari kisah nyata atas tragedi pembantaian yang dialami Vina oleh sekelompok geng motor di Cirebon membuka tabir kesadiasan saat remaja tersebut dieksekusi dsn diperkosa secara bergilir oleh para pelaku.

Dalam peristiwa memilukan ini, Vina tidak sendiri. Ia mengalami kejadian tragis tersebut bersama satu korban lainnya bernama Rizky atau Eky. Keduanya tewas setelah dianiaya secara keji oleh kawanan geng motor.

Harapan supaya tiga pelaku lain yang masih buron supaya segera ditangkap diutarakan keluarga Vina. Kakak Vina, Marliyana (33) meminta agar polisi bisa mengusut kasus yang belum sepenuhnya tuntas itu. Marliyana berharap para pelaku yang hingga kini masih berkeliaran dapat segera ditangkap dan diadili.

"Masih ada tiga (pelaku) yang belum ditangkap," kata Marliyana di Kota Cirebon, Minggu (12/5/2024).

((Bang keling)) 

Rabu, 15 Mei 2024

Kabid Humas Update Perkembangan Kasus Dugaan Tindak Pidana Kekerasan Fisik Yang Mengakibatkan Meninggal Dunia



Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast, S.I.K. melaksanakan Doorstop  terkait Perkembangan Kasus dugaan tindak pidana kekerasan fisik yang mengakibatkan meninggal dunia serta kekerasan seksual  atau pembunuhan dan atau pembunuhan berencana di Kota Cirebon.

"Terkait pengembangan penanganan kasus pembunuhan yang  baru baru ini kembali menjadi pembicaraan di kalangan masyarakat khususnya di netizen semenjak adanya film yang diterbitkan oleh rumah produksi mengenai kasus pembunuhan yang dikenal Kasus Vina yang di Cirebon." katanya

Kasus ini awalnya ditangani berdasarkan laporan di Polres Cirebon Kota kurang lebih pada bulan Agustus tahun 2016, kemudian penyidik dari polres Cirebon kota telah melakukan penyidikan serta melakukan upaya penangkapan terhadap beberapa pelaku yang ada.

”Karena merupakan kasus menonjol dimana sebelumnya kasus ini dilaporkan merupakan  suatu kecelakaan,  kemudian ada kecurigaan, kasus yang menimpa dua orang korban yaitu Eki dan saudari  Vina bukan karena kecelakaan melainkan pembunuhan.” Ujar Jules Abraham.

Setelah itu penyidikan  Polres Kota Cirebon dilimpahkan ke Polda Jabar, sejak September setelah dilaporkan,  kemudian penyidik Polda Jabar menangani proses penyidikan kurang lebih sampai  bulan November.

”Jadi September di terima dan November dinyatakan kasus ini selesai dan di serahkan ke Kejaksaan, kemudian  kasus ini begulir di pengadilan. Proses penyidikan menemukan kurang lebih 11 orang tersangka dimana pengadilan memvonis ada 8 orang tersangka dan 3 masih dalam pencarian atau DPO     

Dari 8 orang tersangka  yang telah divonis, 7 orang  masuk dalam klasifikasi   dewasa,  yang melakukan  pembunuhan berencana dengan vonis hukuman seumur hidup ,  sedangkan untuk satu orang tersangka lagi divonis 8 tahun penjara karena masih di bawah umur dan masuk dalam perlindungan anak ” ungkap Kabid Humas Polda Jabar

Saat ini untuk ketiga tersangka yang berstatus DPO berdasarkan hasil pemeriksaan penyidikan baik di Polres Cirebon Kota maupun Polda Jawa Barat serta di persidangan tidak ada yang menyebutkan identitas 3 tersangka dari keluarga atau anak anggota pihak Kepolisian.

Hasil pemeriksan atau pun fakta yang sesungguhnya salah satu korban yang merupakan pacar atau rekan dari Sdri. Vina atau Sdr. Eki adalah anak dari anggota Kepolisian serta pelaku bukan dari keluarga Kepolisian. 

Saat ini upaya Kepolisian  yang dilakukan, adalah  masih menyelidiki informasi keterangan mengenai mencari jejak,  baik itu sekolah maupun data orang tua dari 3 orang DPO tersebut.

Sampai saat ini penyidik Polda Jawa Barat masih berupaya mencari identitas dari 3 tersangka dimana hasil temuan dengan inisial nama Sdr. Dani  Sdr. Andi dan Sdr Pegi alias Perong.

”Apakah itu nama asli atau samaran masih kami telusuri. Jika ada berita yang mengatakan bahwa indentitas yang bersangkutan sudah di ketahui dan kita tutup tutupi itu tidak benar karena yang sesungguhnya korban adalah salah satu anak dari anggota Kepolisian bukan pelaku.” ucap Jules

Kabid Humas Polda Jabar menghimbau jika masyarakat mengetahui keberadaan 3 DPO tersebut, maka dapat melaporkan ke Pihak Kepolisian untuk dapat di proses dan ungkap seterang- terangnya.

((A, Rahmat)) 

KAPOLDA JABAR MENERIMA KUNJUNGAN KEGIATAN STUDI STRATEGIS DALAM NEGERI (SSDN) DI PROVINSI JABAR OLEH LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL (LEMHANAS RI) TA. 2024



Kapolda Jabar Irjen Pol Dr.Akhmad Wiyagus, Sik.M.Si.MM menerima kunjungan kegiatan Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) di wilayah Jawa Barat oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas RI) T.A 2024 bertempat di Aula Herman Susjanadiwirja  Mapolda Jabar, Selasa (14/5/2024)
 
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyiapkan  kader dan pemantapan pimpinan tingkat nasional yang berpikir komprehensif, holistik, integral, inovatif dan profesional serta memiliki watak, moral, etika Kebangsaan, Negarawan, berwawasan Nusantara dan mempunyai cakrawala pandangan yang universal.           

Sehingga diharapkan para peserta Pendidikan Lemhanas dapat mempelajari, memahami dan mengkaji potensi dan berbagai permasalahan yang dihadapi daerah khususnya wialayah hukum Polda Jabar, ditinjau dari aspek geografi, demografi, sumber kekayaan alam, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya serta pertahanan dan keamanan dalam sudut ketahanan Nasional.

Hadir pada kesempatan tersebut Wakapolda Jabar, Ketua Pendamping SSDN, Para Para Peserta PPRA 66 Lemhanas RI serta
PJU Polda Jabar.

((A, Rahmat)) 

Rabu, 13 Maret 2024

BULAN SUCI RAMADHAN, POLDA JABAR HIMBAU MASYARAKAT TIDAK LAKSANAKAN SAHUR ON THE ROAD



Polda Jabar memberikan himbauan untuk masyarakat selama Bulan Ramadhan di wilayah hukum Jawa Barat. Himbaun tersebut berisi larangan pelaksanaan sahur on the road (SOTR) yang berpotensi menimbulkan kericuhan di masyarakat. 

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast, S.I.K., mengatakan bahwa pada saat memasuki bulan Ramadhan, dilarang melaksanakan kegiatan-kegiatan yang kontraproduktif.

“Seperti iring-iringan kendaraan bermotor pada malam hari menjelang subuh dengan menamakan kegiatan sahur on the road," ujar Jules Abraham, Rabu (13/3/2024)

Pada momen ini, beberapa oknum memanfaatkan momen tersebut untuk konvoi tanpa tujuan yang jelas bahkan membuat kegaduhan dan rawan tawuran.

Kegiatan ini juga bisa mengganggu ketertiban umum, seperti membuang sampah sembarangan, menghentikan lalu lintas tanpa izin bahkan menggunakan klakson yang mirip suara sirine Polisi.

Kabid Humas Polda Jabar menegaskan, Polda Jabar akan memberikan tindakan tegas jika menemukan warga yang tetap melakukan SOTR. Pihaknya mengimbau agar masyarakat  memperbanyak kegiatan positif seperti beribadah, tadarus, dan tarawih.

"Juga jangan melakukan kegiatan balapan liar, nanti kami akan tindak tegas jika masih ada yang melaksanakan kegiatan tersebut” ujarnya.

Selama Ramadhan, Polda Jabar akan melakukan patroli jam malam. Patroli tersebut dilakukan hingga menjelang sahur pada dini hari.

"Patrolinya akan lebih ditingkatkan pada malam hari menjelang dini hari hingga sahur. Jadi jam-jam malam hari patroli lebih ditingkatkan karena di tengah malam menjelang dini hari banyak kejadian - kejadian yang menonjol," ucapnya.

"Yang pasti nanti kita bersama-sama dengan tiga pilar akan melaksanakan imbauan kepada tempat-tempat yang sudah sesuai dengan  aturan pemerintah kota. Kalau memang dibolehkan jangan ada sweeping, tidak boleh melakukan sweeping secara pribadi," pungkasnya.((koko, ocim)) 

Bandung, 13 Maret 2024


Dikeluarkan oleh Bidhumas Polda Jabar

Selasa, 12 Maret 2024

Polda Jabar Tangkap Pelaku Pencurian Komponen Guardrail Pembatas Jalan Tol Soroja




Personel Unit 1 Sat PJR Tol Soroja  Dit Lantas Polda Jawa Barat berhasil menangkap pelaku tindak pidana pencurian komponen guardrail  pembatas jalan tol Soroja oleh personil Unit 1 sat PJR tol Soroja, hari Senin 11 Maret 2024 Pukul 23.40 WIB.

Kasat PJR Ditlantas Polda Jabar menyampaikan, pelaku yang berinisial RR  (26) di tangkap di KM 6+800 B dari arah Soreang menuju arah Pasir Koja di wilayah Hukum Polresta Bandung. Tersangka berasal dari Kampung Cigaru  Desa Wangun Jaya, Kecamatan Naringgul  Kabupaten Cianjur.

Menurut informasi yang di sampaikan oleh petugas piket Senkom Tol Soroja kepada Personel Piket PJR Tol Soroja bahwa pelaku yang inisial RR (26)  terpantau dari layar CCTV terdapat kendaraan Pick up warna hitam No. Pol. F 8230 WN berhenti di bahu luar jalan Tol tepatnya di KM 6+800 Jalur B. Kemudian pengemudinya sedang melakukan aktivitas melepas komponen guardrail pembatas jalan tol, 

Personel piket PJR Tol Soroja Dit Lantas Polda Jabar beserta petugas Piket Patroli Jalan Tol Soroja langsung menuju TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi serta kendaraan tersebut,  dan benar telah terjadi pencurian sejumlah komponen guardrail pembatas jalan tol Soroja.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast S.I.K. mengatakan bahwa pengemudi tersebut  berhasil diamankan  berikut 1 kendaraan pick up No. Pol. F 8230 WN warna hitam dengan barang bukti tersimpan di bak belakang kendaraan pick up yang digunakan.            

"Pelaku dan barang bukti selanjutnya diamankan ke Mako Unit PJR Tol Soroja" ujar Kombes Jules Abraham ditempat terpisah, Selasa (12/3/2024)

Kasat PJR Ditlantas Polda Jabar memaparkan, Akibat kejadian tersebut Kerugian PT. Citra Marga Lintas Jabar Tol Soroja sekitar Rp.15.125.000,- dan barang bukti yang kami amankan 1 (satu) unit kendaraan Pick up Hitam No. Pol.  F 8230 WN,  1 Kunci Inggris 9 (sembilan) buah posh Guardrail, 1 (satu) buah mata kucing/reflector,
25 (dua puluh lima) baut berikut mur guardrail,  jelasnya.

"Sebelum dilakukan penangkapan terhadap pelaku,  kami berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polresta Bandung dan tindak pidana pencurian komponen guardrail kami limpahkan ke Polresta Bandung serta  kamipun melakukan serah terima tersangka beserta barang bukti." katanya.

Petugas yang menangkap pelaku tersebut adalah, Ipda Suherman, Panit PJR Tol Soroja Ditlantas, Kijang 812-04 (Aiptu Ajang Hasanudin, S.H. dan Aipda Thomy Hermansyah), Patroli Zebra 00 (Asep TB, Rheza Prima, Bagas Prayogo, Sofyan dan Danis Pangestu.

"Kamipun bersama  Personel Sat Reskrim Polresta Bandung ,Ipda Garuda (Kanit Harda), Aipda Kiki Hermawan (Anggota), Briptu Syahri Sukmanto (Anggota)." tandasnya.((koko, Ocim)) 

Bandung 12 Maret 2024

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Minggu, 10 Maret 2024

Kabid Humas Polda Jabar : Polisi Berhasil Cegah Tawuran, 12 Remaja Dan Senjata Tajam Diamankan


Polsek Anjatan jajaran Polres Indramayu Polda Jabar mengamankan sejumlah remaja yang diduga anggota geng motor dan membawa senjata tajam (sajam). 

Kejadian ini dibenarkan Kapolres Indramayu Polda Jabar, AKBP M. Fahri Siregar.

Insiden tersebut terjadi pada Minggu, 10 Maret 2024, sekitar pukul 01.30 WIB. 

Saat itu,  Piket Mako Polsek Anjatan Polres Indramayu Polda Jabar melakukan patroli dan menerima laporan adanya sekelompok remaja yang diduga anggota geng motor membawa senjata tajam di Jalan sepi (Toang) Gadel, Desa Anjatan Baru, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, menuju arah selatan Desa Bugis.

“Tim piket segera merespons laporan tersebut dan berhasil mengamankan seorang remaja berinisial A (16) sekitar pukul 01.50 WIB di Jalan Toang Sukatani. Remaja tersebut membawa senjata tajam jenis celurit panjang,” terangnya.

Selanjutnya, Piket patroli kembali melakukan pengejaran dan sekitar pukul 02.00 WIB, anggota Polsek Anjatan Polres Indramayu Polda Jabar mengamankan sekelompok remaja yang menggunakan sepeda motor dan membawa senjata tajam di Dusun Gadel, Desa Anjatan.

"Semuanya ada 12 orang remaja yang diamankan bersama barang buktinya, termasuk senjata tajam," ungkap AKP H. Rasita.

Keduabelas orang tersebut beserta barang buktinya diamankan ke Polsek Anjatan Polres Indramayu Polda Jabar untuk proses penyelidikan lebih lanjut. 

Kapolsek  menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayahnya.

Ditempat terpisah Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast S.I.K. menghimbau  agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.((koko Ocim)) 


Jumat, 08 Maret 2024

Rakernis Korsabhara POLRI, Dir Pamobvit Polda Jabar Paparkan Polisi Ramah Wisata



Dihadapan para petinggi dan perwakilan jajaran Polri dan Polda se-Indonesia, Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Jawa Barat, Kombes Pol Moh Hidayat memaparkan pentingnya Polisi mengawal dan menjaga destinasi wisata dan memberi rasa nyaman para wisatawan di Indonesia. Kamis, (7/3/2024)

Rakernis Korsabhara Baharkam Polri T.A 2024 yang berlansung dua hari di Ballroom The Rinra Hotel Kota Makasar ini dibuka langsung oleh Kabaharkam Polri Komjen Pol Dr. M. Fadil Imran, M.Si. dan dihadiri pula oleh Kapolda berserta PJU Polda Sulsel dengan mengusung tema Optimalisasi Kehadiran Sabhara dalam Menciptakan Rasa Aman Guna Terwujudnya Polri yang Presisi.

Dalam kesempatan tersebut, Dir Pamobvit Polda Jabar berkeyakinan akan berdampak positif terhadap tingkat kepercayaan masyarakat ke Polri dengan memberi pengamanan dan pengawalan tempat wisata dan wisatawan.

Menurutnya, seperti saat ini dilakukan di Jawa Barat yang mengedepankan polisi ramah untuk semua.

Selain itu hal tersebut juga bisa membantu kemajuan daerah terutama di sektor wisata.
Salah satu faktor orang berkunjung berwisata yakni adanya rasa aman dan nyaman dengan kehadiran dan keberadaan polisi di lapangan dengan memberikan pelayanan maksimal yang ramah dan santun.

“Jika pengunjung objek vital, seperti destinasi wisata dan pusat perbelanjaan aman dan nyaman, otomatis akan ramai dan akan berdampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat sekitar lokasi tersebut, seperti yang dilakukan saat ini bersama jajarannya di wilayah Jabar” pungkas Hidayat.


((nurbaeti/inviestigasi))